Rencana Kurikulum Dan Silabus PAUD/TK

PROGRAM STUDI

PENDIDIKAN GURU – PENDIDIKAN ANAK USIA DINI/TAMAN KANAK-KANAK (PG-PAUD/PG-TK)

a.     Visi

Terwujudnya penyelenggaraan program Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD/PG-TK) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)  Muhammadiyah Kab. Tolitoli yang memiliki keunggulan intelektual & spiritual. Berkepribadian luhur sesuai dengan nilai budaya bangsa, agama, dan profesi pendidik. Memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap profesional; serta mampu menyesuaikan diri terhadap perubahan yang terjadi pada masyarakat.

b.     Misi

Progran Studi S1 PG-PAUD Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)  Muhammadiyah Kab. Tolitoli memiliki misi sebagai berikut :

  1. menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran dalam rangka mengembangkan berbagai pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan untuk mendidik Anak Usia Dini yang Islami.
  2. Melaksanakan penelitian dalam rangka mengembangkan ilmu pendidikan Anak Usia Dini.
  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka mengaplikasikan ilmu pendidikan Anak Usia Dini.

c.   Tujuan

Progran Studi S1 PG-PAUD Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)  Muhammadiyah Kab. Tolitoli menghasilkan lulusan yang berkepribadian Islami dan memiliki kemampuan mendidik Anak Usia Dini sesuai dengan kebutuhan dan perkembangannya, serta mampu menyesuaikan diri terhadap perkembangan kehidupan masyarakat lokal, nasional, dan global serta menghasilkan tenaga guru PAUD/TK yang :

  1. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME;
  2. Memiliki kesadaran tinggi sebagai warga Negara dari masyarakat dan

bangsa Indonesia yang Pancasilais;

  1. Menguasai  cara-cara berpikir, teori, generalisasi, konsep, prosedur, dan fakta penting sebagai dasar pengembangan pengetahuan lebih lanjut;
  2. Memiliki pemahaman yang mendalam tentang perkembangan dan karakteristik anak Usia Dini;
  3. Memiliki wawasan, sikap dam keterampilan keguruan untuk mengembangkan  perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pendidikan Anak Usia Dini;
  4. Memiliki etika dan budaya ilmiah
  5. Memiliki kebiasaan nilai dan kecenderungan pribadi yang menunjang pengembangan profesi guru, dan jiwa kewirausahaan; dan
  6. Memiliki kemampuan untuk berkomunikasi secara sosial dan profesional di lingkungan sejawat maupun masyarakat 

d. Sasaran dan Pencapaiannya

Sasaran pencapaian Visi dan Misi Prodi S1 PG-PAUD, dilakukan dengan cara melakukan komunikasi dua-arah dengan mahasiswa, para dosen, dan karyawan, dalam menyosialisasi Visi-Misi tersebut. Memberi pemahaman yang terus-menerus, bahwa mereka adalah bagian dari Prodi PAUD, yang harus saling bekerjasama untuk peningkatan mutu. Selain itu, tentunya Program Studi juga melakukan perbaikan di bidang pengajaran di kelas, penelitian, pengembangan, dan kegiatan ilmiah lainnya untuk meningkatkan kualitas mahasiswa. Peningkatan mutu mahasiswa selain diupayakan melalui kegiatan akademik, juga dilakukan melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler.

KURIKULUM DAN SISTEM PEMBELAJARAN PROGRAM STUDI

PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) JENJANG PENDIDIKAN STRATA 1
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
STKIP MUHAMMADIYAH TOLITOLI

A.      RUMUSAN KOMPETENSI                                                                                 

Sesuai dengan visi, misi dan tujuan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak  Usia  Dini (PAUD)  Jenjang  Pendidikan  Strata 1,  maka  kompetensi  yang diharapkan adalah memiliki pengetahuan, wawasan, sikap dan perilaku serta nilai kepribadian  yang  berkarakter  kuat  dan  cerdas  di  bidang  kependidikan  dan perkembangan anak usia dini, baik pada kegiatan formal maupun non formal, serta mampu  merespon  tuntutan  perkembangan  dunia  pendidikan,  baik  masa  sekarang maupun  yang  akan  datang.  Sebagaimana  guru  pada  program  studi  yang  lain, kompetensi akademik dan kompetensi profesional seorang guru merupakan dua aspek yang terintegrasi, pembentukannya tidak dapat dipisahkan. Secara khusus kompetensi yang diharapkan dari lulusan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini  (PAUD) Jenjang Pendidikan Strata 1 STKIP Muhammadiyah Tolitoli adalah sebagai berikut:

a.       Mampu mengenal anak secara mendalam.

b.       Menguasai profil perkembangan fisik dan psikologi anak.

c.       Mampu menyelenggarakan kegiatan bermain yang memicu tumbuh kembang anak sebagai pribadi yang utuh, yang meliputi:

1)      Kemampuan merancang kegiatan yang memicu perkembangan anak,

2)      Kemampuan mengimplementasikan kegiatan yang memicu perkembangan anak,

3)      Kemampuan menilai proses dan hasil kegiatan secara berkelanjutan berdasarkan hasil penilaian terhadap proses dan hasil kegiatan yang memicu perkembangan anak, dan.

d.      Mampu mengembangkan profesionalitas guru secara berkelanjutan.

Berdasarkan  kompetensi  lulusan  atau  sosok  utuh  kompetensi  rofesional  guru PAUD seperti yang sudah diuraikan di atas, dapat dijabarkan kompetensi akademik Program Studi S-1 PG-PAUD STKIP Muhammadiyah Tolitoli sebagai berikut :

1.       Mengenal peserta didik secara mendalam, yang meliputi:

a.       Perkembangan fisik

b.      Perkembangan kognitif

c.       Perkembangan bahasa

d.      Perkembangan emosional, dan

e.       Perkembangan sosial

2.       Menguasai  teori  perkembangan  anak,  yang  meliputi  perkembangan  fisik  dan psikologis.

3.       Mampu menyelenggarakan permainan yang memicu perkembangan peserta didik, yang mencakup hal-hal berikut:

a.       Menguasai konsep dasar pendidikan anak usia dini dan dasar-dasar ilmu terkait.

b.      Merancang permainan  yang memicu  perkembangan  fisik, kognitif, bahasa, emosional, dan sosial yang mengedepankan kebebasan memilih, kreativitas, serta penumbuhan karakter.

c.       Mampu menemukan dan membuat berbagai sarana permainan yang sederhana dan/atau  mudah  diperoleh  dari  lingkungan  sekitar,  namun  berpotensi  dan berdampak mendidik.

d.      Mengimplementasikan permainan yang memicu perkembnagan fisik, kognitif, bahasa, emosional, dan sosial yang  mengedepankan  kebebasan  memilih, kreativitas serta penumbuhan karakter.

e.       Mampu  melakukan  asesmen  perkembangan  peserta  didik  yang  mencakup aspek fisik, kognitif, bahasa, emosional, dan sosial, termasuk perkembangan kepribadian.

f.       Mampu menggunakan hasil asesmen terhadap perkembangan peserta didik, untuk meningkatkan kualitas berbagai  aktivitas  pengembangan  secara berkelanjutan.

4.       Mampu dan memiliki kebiasaan mengembangkan profesionalitas   secara berkelanjutan, yaitu:

a.       Mampu   melakukan   refleksi   terhadap   kinerjanya   dalam   memfasilitasi perkembangan peserta didik.

b.      Mampu berbagi pengalaman dengan sesama pendidik PAUD formal maupun non formal, secara dinas maupun melalui berbagai acara temu karya.

c.       Mampu memperluas wawasan melalui berbagai sumber informasi, termasuk mampu menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

5.       Mampu  memanfaatkan  TIK  dalam  penyelenggaraan  kegiatan  belajar  sambil bermain, bermain seraya belajar.

6.       Mampu melakukan penelitian tindakan kelas dalam kegiatan anak usia dini.

Ciri khas kurikulum Program Studi S-1 PAUD (Formal maupun non-formal):

1.       Pendekatan Pembelajaran.

Proses  pembelajaran  didasarkan  pada  pendekatan  experiential  learning  degan menekankan pada partisipasi dan emandirian mahasiswa dalam mengalami dan mengkonstruksi pengalaman belajar yang bernuansa ke-PAUD-an.

2.       Media Pembelajaran

Pembelajaran menggunakan media yang mampu menghadirkan nuansa kegiatan PAUD, memfasilitasi proses belajar mandiri dan bermakna.

3.       Program Pengalaman Lapangan (PPL)

PPL terdiri atas:

a.       Pengenalan lapangan secara dini

Kegiatan  ini  dimaksudkan  untuk  memberikan  pengalaman  dini  tentang pendidikan  anak  usia  dini  kepada  mahasiswa  yang  dilakukan  memlalui penugasan terstruktur secara terintegrasi dalam amta kuliah.

b.      Praktik latihan mengajar terbatas

Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengembangkan kesiapan mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran anak usia dini. Hal ini bertujuan memberi bekal  sebelum  mereka  melakukan  praktik  pembelajaran  secara  nyata  di lapangan. Sebelum mereka melakukan praktik pembelajaran secara nyata di lapangan. Kegiatan ini dapat dilakukan melalui pembelajaran secara simulatif dengan anak di TPA, KB dan TK maupun peer teaching dengan teman sejawat.

c.       Parktik Pengalaman Lapangan (PPL)

Kegiatan  ini  dimaksudkan  untuk  memberikan  pengalaman  membimbing, mendidik, dan mengajar anak pada kegiatan TPA/KB, dan TK secara nyata. Kegiatan ini dimulai dengan observasi kegiatan pendidikan dan pembelajaran di kelompok belajar AUD baik di TPA/KB maupun di TK, praktik pendidikan dan pembelajaran,  terbimbing sampai  mahasiswa  dinyatakan  dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menginternalisasi pengalaman pendidikan dan pembelajaran pada kegiatan Anak Usia Dini (TPA, KB, dan TK).

d.      Kegiatan PPL dilaksanakan di TPA/KB dan TK pada semester 7

B.      KURIKULUM DAN SISTEM PEMBELAJARAN

Kurikulum  Program  Studi  Pendidikan  Guru  Anak  Usia  Dini  (PAUD)  Jenjang Pendidikan Strata  1  STKIP Muhammadiyah Tolitoli mengacu pada Keputusan Menteri Penddikan Nasional Nomor 232/U/2000 tanggal 20 Desember 2000 tentang  Pedoman  Penyusunan  Kurikulum  Pendidikan  Tinggi  dan  Penilaian  Hasil Belajar  Mahasiswa,  struktur  program  sarjana  Pendidikan  Guru  Anak  Usia  Dini (PAUD) Jenjang Strata-1 sekurang-kurangnya 144 sks dan sebanyak-banyaknya 160 sks  yang  dijadwalkan  untuk  8  semester  dan  selama-lamanya  14  semester  setelah pendidikan menengah. Untuk dapat menyelesaikan pendidikan Program Studi S-1 PG-PAUD STKIP Muhammadiyah Tolitoli, setiap mahasiswa berkewajiban menempuh:

a.       Mata Kuliah sebanyak 57 Mata Kuliah, 148 SKS, masa studi 4 tahun (8 semester).

b.       Mata kuliah yang harus ditempuh oleh mahasiswa untuk menyelesaikan Program         Studi S-1 PG-PAUD STKIP Muhammadiyah Tolitoli adalah  :

1.       Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK)

Kelompok Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) adalah kelompok bahan kajian dan pelajaran untuk mengembangkan manusia Indonesia yang beriman dan  bertaqwa  terhadap  Tuhan  Yang  Maha  Esa  dan  berbudi  pekerti  luhur, berkepribadian  mantap,  dan  mandiri  serta  mempunyai  rasa  tanggung  jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

2.       Mata Kuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK)

Kelompok Mata Kuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK) adalah kelompok bahan  kajian  dan  pelajaran  yang  ditujukan  terutama  untuk  memberikan  landasan penguasaan ilmu dan keterampilan tertentu.

3.       Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB)

Kelompok Mata Kuliah Keahlian Berkarya  (MKB) adalah kelompok bahan kajian dan pelajaran  yang bertujuan menghasilkan tenaga ahli dengan  kekaryaaan berdasarkan dasar ilmu dan keterampilan yang dikuasai.

4.       Mata Kuliah Perilaku Berkarya (MPB)

Kelompok  Mata  Kuliah  Perilaku  Berkarya  (MPB) adalah  kelompok  bahan kajian  dan  pelajaran  yang  bertujuan  untuk  membentuk  sikap  dan  perilaku  yang diperlukan seseorang dalam berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan dasar ilmu dan keterampilan yang dikuasai.

5.       Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB)

Kelompok Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) adalah kelompok bahan kajian dan pelajaran yang diperlukan seseorang untuk dapat memahami kaidah berkehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan keahlian dalam berkarya.

C.      KELOMPOK MATA KULIAH INTI PG-PAUD

1.       Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU)

2.       Mata Kuliah Dasar Keguruan (MKDK)

3.       Mata Kuliah PAUD (PAUD)

4.       Mata Kuliah Ilmu Dasar Kependidikan (IDIK)

D.      KELOMPOK MATA KULIAH MENURUT BIDANG KAJIAN

KEL

KODE

MATA KULIAH

KBI

SEM

SKS

MKDU

10 SKS

MDU 001

Pendidikan Pancasila

PKN

I

2

MDU 002

Pendidikan Agama Islam

Agama

II

2

MDU 003

Kewarganegaraan

PKN

II

2

MDU 004

Bahasa Inggris

B.inggris

II

2

MDU 005

Ilmu Alamiah Dasar

Sosial

I

2

MKDK12 SKS

MDK 002

Perkembangan dan Bimbingan Peserta Didik

Kependidikan

IV

2

MDK 003

Belajar dan Pembelajaran

Kependidikan

V

2

MDK 004

Pengantar Manajemen Pendidikan

Kependidikan

III

4

MDK 005

Profesi Kependidikan

Kependidikan

IV

4

PAUD115 SKS

PAUD 102

Bermain dan Permainan Anak

PAUD

I

3

PAUD 103

Pendidikan Jasmani Anak Usia Dini

PAUD

I

3

PAUD 104

Pembelajaran Keterampilan Anak

PAUD

I

3

PAUD 201

Bimbingan Konseling Anak Berbakat

PAUD

II

3

PAUD 203

Pengembangan Motorik dan Berbahasa Anak

PAUD

II

3

PAUD 301

Pengembangan Sosial Emosional Anak

PAUD

III

3

PAUD 302

Musik Untuk Anak Usia Dini

PAUD

III

2

PAUD 303

Kapita Selekta Kependidikan Hasil Penelitian PAUD

PAUD

III

3

PAUD 304

Kesehatan dan Gizi

PAUD

III

3

PAUD 401

Konsep Dasar PAUD

PAUD

IV

3

PAUD 402

Pendidikan Anak Dalam Keluarga

PAUD

IV

2

PAUD 403

Pengembangan Bakat dan Kreativitas AUD

PAUD

IV

3

PAUD 501 Pembelajaran Bahasa Inggris Anak Usia Dini

PAUD

V

3

PAUD 502

Evaluasi Kegiatan Pembelajaran Anak Usia Dini

PAUD

V

2

PAUD 503

Program Kegiatan TPA

PAUD

V

2

PAUD 504

Pembelajaran Terpadu

PAUD

V

2

PAUD 505

Program Pendidikan TK

PAUD

V

2

PAUD 506

Sendra Tari Anak Usia Dini

PAUD

V

2

PAUD 507

Seni Rupa

PAUD

V

2

PAUD 602

Permasalahan Anak Usia Dini

PAUD

VI

3

PAUD 603

Pengembangan Perilaku dan Kemampuan Dasar Anak Usia Dini

PAUD

VI

3

PAUD 604

Micro Teaching

PAUD

VI

2

PAUD 605

Komputer dan Media Pembelajaran PAUD

PAUD

VI

3

PAUD 701

Statistika Dasar

PAUD

VII

3

PAUD 702

Teknik Penulisan Karya Ilmiah

PAUD

VII

3

PAUD 703

Seminar Pendidikan

PAUD

VII

2

PAUD 704

Manajemen Penyelenggaraan PAUD

PAUD

VII

3

PAUD 705

Pengembangan Pembelajaran Ilmu Sosial

PAUD

VII

3

PAUD 706

Filsafat Ilmu

PAUD

VII

2

PAUD 707

Program Pengalaman Lapangan (PPL)

PAUD

VII

4

PAUD 801

Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)

PAUD

VIII

3

PAUD 803

Pembaharuan Pembelajaran di AUD

PAUD

VIII

3

PAUD 804

Tugas Akhir Program (TAP) dan Skripsi

PAUD

VIII

6

IDIK 8SKS

IDIK 603

Metodologi Pengembangan Intelektual & Perilaku

IDIK

VI

3

IDIK 604

Penelitian Tindakan Kelas

IDIK

VI

3

IDIK 501

Metodologi Penelitian

IDIK

V

2

E.      KELOMPOK DAN SASARAN MATA KULIAH BERDASARKAN SEMESTER (KURIKULUM)

 

SEM

KODE

MATA KULIAH

SKS

Huruf

Angka

I

MKDU

101

Ilmu Budaya Dasar

2

MKDU

102

Ilmu Alamiah Dasar

2

MKDU

103

Ilmu Sosial Dasar

2

MKDU

104

Pendidikan Pancasila

2

IDIK

101

Kemuhammadiyahan

2

PAUD

102

Bermain dan Permainan Anak

3

PAUD

103

Pendidikan Jasmani Anak Usia Dini

3

PAUD

104

Pembelajaran Keterampilan Anak

3

JUMLAH

19

II

MKDU

205

Pendidikan Kewarganegaraan

2

MKDU

206

Bahasa Indonesia

2

MKDU

207

Bahasa Inggris

2

MKDU

208

Pendidikan Agama Islam

2

MKDK

203

Psikologi Belajar

2

MKDK

204

Kurikulum dan Pembelajaran

2

PAUD

201

Bimbingan Konseling Anak Berbakat

2

IDIK

101

Kemuhammadiyahan

2

PAUD

203

Pengembangan Motorik Berbahasa Anak

3

JUMLAH

19

III

MKDK

305

Pengantar Pendidikan

3

MKDK

306

Perkembangan Peserta Didik

2

MKDK

307

Belajar dan Pembelajaran

2

PAUD

301

Pengembangan Sosial Emosional Anak

3

PAUD

302

Musik Untuk Anak Usia Dini

2

PAUD

303

Kapita Selekta Hasil Penelitian PAUD

3

PAUD

304

Kesehatan dan Gizi

3

MKDU

001

Filsafat Ilmu

2

JUMLAH

20

IV

MKDK

409

Metodologi Pengembangan Jasmani

2

MKDK

410

Profesi Keguruan

4

PMAK

401

Strategi Perencanaan Pembelajaran

3

PMAK

402

Penilaian Pencapaian Hasil Belajar

3

PAUD

401

Konsep Dasar PAUD

3

PAUD

402

Pendidikan Anak Dalam Keluarga

2

PAUD

403

Pengembangan Bakat dan Kreativitas AUD

3

JUMLAH

20

V

IDIK

501

Metodologi Penelitian

2

IDIK

502

Metedologi Pengemb & Pemb. Perilaku

3

PAUD

501

Pembelajaran Bahasa Inggris Anak Usia Dini

3

PAUD

502

Evaluasi Keg. Pembelajaran Anak Usia Dini

2

PAUD

503

Program Kegiatan TPA

2

PAUD

504

Pembelajaran Terpadu

2

PAUD

505

Program Pendidikan TK

2

PAUD

506

Sendra Tari Anak Usia Dini

2

PAUD

507

Seni Rupa

2

JUMLAH

20

VI

IDIK

604

Penelitian Tindakan Kelas

3

PAUD

601

Pengelolaan Kegiatan Pengembangan AUD

4

PAUD

602

Permasalahan Anak Usia Dini

2

PAUD

603

Pengemb. Perilaku & Kemampuan Dasar AUD

3

PAUD

604

Micro Teaching

2

PAUD

605

Komputer dan Media Pembelajaran PAUD

3

PAUD

606

Pengembangan Moral dan Afektif AUD

2

JUMLAH

19

VII

PAUD

701

Statistika Dasar

3

PAUD

702

Teknik Penilaian Karya Ilmiah

3

PAUD

703

Seminar Pendidikan

2

PAUD

704

Manajemen Penyelenggaraan PAUD

3

PAUD

705

Pengembangan Pemb. Ilmu Sosial

3

PAUD

706

Pemantapan Pengalaman Lapangan (PPL)

4

JUMLAH

18

VIII

PAUD

801

Manajemen Berbasis Sekolah

3

PAUD

802

Test dan Assesmen Pembelajaran AUD

2

PAUD

803

Pembaharuan Pembelajaran PAUD

2

MKDU

Tugas Akhir Program / Skripsi

6

JUMLAH

13

Rekapitulasi Bobot SKS Per Semester

Semester I                :      19 SKS         Semester V        :      20 SKS

Semester II               :      19 SKS         Semester VI      :      19 SKS

Semester III             :      20 SKS         Semester VII     :      18 SKS

Semester IV             :      20 SKS         Semester VIII   :      13 SKS

F.    DESKRIPSI MATA KULIAH PER SEMESTER M

MKDU 101. ILMU BUDAYA DASAR : 2 SKS

Merupakan  pengetahuan  dasar  dan  pengetahuan  umum  tentang  konsep-konsep  yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah budaya. Hal ini sebagai modal untuk mengembangkan  kepribadian  dan  wawasan  pemikiran;  khususnya  berkenaan  dengan kebudayaan,  agar  daya  tanggap,  persepsi,  penalaran  mengenai  lingkungan  budaya mahasiswa menjadi lebih luas.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa dapat menjadi ilmuwan dan professional yang berpikir kritis, kreatif, sistemik dan ilmiah, berwawasan luas, etis, memiliki kepekaan dan empati sosial, bersikap demokratis, berkeadaban serta dapat ikut berperan mencari solusi pemecahan masalah sosial dan budaya secara arif.

Referensi

Baker, A. 1992. Ontologi: Metafisika Umum. Yogyakarta: Kanisius.

Geerzt, H. 1980. Aneka Budaya dan Komunitas di Indonsia. Jakarta: Yis dan FIS UI.

Kuntowijoyo. 1990. Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Salam, Burhanuddin. 1988. Filsafat Manusia (Antropologi Metafisika). Jakarta: Bina Aksara.

Schuon, F. 1997. Hakikat Manusia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Setiadi, Elly M.dkk. 2006. Ilmu Sosial Budaya Dasar. Jakarta: Kencana.
Soekanto, Soejono. 1983. Struktur Masyarakat. Jakarta: Rajawali.
Suleman, munandar. 1995. Ilmu Budaya Dasar. Bandung: Eresco.

MKDU 102. ILMU ALAMIAH DASAR : 2 SKS.

Merupakan pemahaman tentang;

1)      Perkembangan penalaran manusia sampai terujudnya metode ilmiah.

2).     Pengenalan tentang teori-teori terbentuknya jagat raya dan teori tentang awal kehidupan di bumi.

3).     Pemahaman tentang prinsip ekologi serta peran manusia didalamnya, perkembangan pengetahuan dibidang IPA dan peranannya pada perkembangan teknologi bagi kehidupan manusia.

4).     Pemahaman akan tanggung jawab manusia terhadap kelestarian hidupnya.

Tujuan Mata Kuliah

Mahasiswa  dapat  memahami  tentang  pentingnya  peranan  ilmu  alamiah  dalam kehidupan sehari-hari dan peranan  perkembangan teknologi untuk kemaslahatan hidup umat manusia serta fungsi lingkungan dalam mendukung kehidupan makhluk hidup.

 Referensi

Azhar, Amsal. 2010. Ilmu Alamiah Dasar Konsep Berbasis Al-Qur’an. Banda Aceh : Pena Nanang, S. 2005. Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Depag.

MKDU 103. ILMU SOSIAL DASAR : 2 SKS

Mata kuliah ini membahas tentang pengaplikasian/penerapan konsep-konsep dasar ilmu sosial  dalam  rangka  pemecahan  masalah  sosial.  Hal  ini  sebagai  modal  untuk mengembangkan  kepribadian  dan  wawasan  pemikiran;  khususnya  berkenaan  dengan dimensi sosial, agar daya tanggap persepsi dan penalaran mengenai lingkungan sosial mahasiswa menjadi luas.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa dapat menjadi ilmuwan dan professional yang berpikir kritis, kreatif, sistemik dan ilmiah, berwawasan luas, etis, memiliki kepekaan dan empati sosial, bersikap demokratis, berkeadaban serta dapat ikut berperan mencari solusi pemecahan masalah sosial dan budaya secara arif.

Referensi

Baker, A. 1992. Ontologi: Metafisika Umum. Yogyakarta: Kanisius.

Geerzt, H. 1980. Aneka Budaya dan Komunitas di Indonsia. Jakarta: Yis dan FIS UI.

Kuntowijoyo. 1990. Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Salam, Burhanuddin. 1988. Filsafat Manusia (Antropologi Metafisika). Jakarta: Bina Aksara.

Schuon, F. 1997. Hakikat Manusia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Setiadi, Elly M.dkk. 2006. Ilmu SosialBudaya Dasar. Jakarta: Kencana.
Soekanto, Soejono. 1983. Struktur Masyarakat. Jakarta: Rajawali.
Suleman, munandar. 1995. Ilmu Budaya Dasar. Bandung: Eresco. 2

SKS.

MKDU 104. PENDIDIKAN PANCASILA : 2 SKS

Membahas Pancasila secara ilmiah dan memberi bekal teoritik kepada mahasiswa dalam membangun  kesadaran  perlunya  Pancasila  sebagai  Dasar  Negara  Republik  Indonesia sehubungan  dengan  tantangan  masa  depan,  yang  dihadapi  oleh  bangsa  dan  Negara Indonesia.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mengikuti mata kuliah ini diharapkan agar mahasiswa :

1.       Dapat memahami dan mampu melaksanakan jiwa Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupannya sebagai warganegara Republik Indonesia.

2.       Menguasai pengetahuan dan pemahaman tentang beragam masalah dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang hendak diatasi dengan penerapan pemikiran yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

3.       Memupuk sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai nilai dan norma Pancasila, sehingga mampu menanggapi perubahan yang terjadi dalam rangka keterpaduan Iptek dan pembangunan.

4.       Membantu mahasiswa dalam proses belajar, proses berpikir, memecahkan masalah dan mengambil keputusan dengan menerapkan strategi heuristik terhadap nilai nilai Pancasila.

Referensi

Astrid S, Susanto Sunario. 1999. Masyarakat Indonesia Memasuki Abad ke Duapuluh Satu. Jakarta: Ditjen Dikti Depdikbud.

Darmodiharjo, Darji dan Shidarta. 1996. Penjabaran Nilai-nilai Pancasila dalam Sistem Hukum Indonesia. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Mubyarto. 2000. Membangun Sistem Ekonomi. Yogyakarta: BPFE.

Notonagoro. 1974. Pancasila Dasar Falsafah Negara. Jakarta: CV Pantjuran Tudjuh10

IDIK. 101. KEMUHAMMADIYAHAN: 2 SKS.

Deskripsi Mata Kuliah

Muhammadiyah merupakan organisasi pembaharu di Indonesia yang didirikan oleh Ahmad Dahlan pada tahun 1912, sebagai jawaban kongkrit atas persoalan keummatan, kebangsaan dan kenegaraan. Muhammadiyah lahir ditengah persoalan umat yang terbelakang, miskin dan bodoh, sehingga dalam aktifitasnya, Muhammadiyah mendirikan amal usaha dalam bidang pendidikan, sosial dan kesehatan, yang pada saat itu tidak menjadi perhatian yang serius para tokoh agama. Identias Muhammadiyah sebagai gerakan Islam, dakwah amar makruf nahi munkar dan gerakan tajdid menggambarkan akan usaha yang dilakukan oleh Muhammadiyah. Karena sesungguhnya, Muhammadiyah tidak dapat melepaskan diri dari persoalan keindonesiaan, baik pada saat berdiri, kemerdekaan, orde lama, orde baru maupun pada era reformasi. Untuk itulah landasan normatif dan operasional Muhammadiyah sebagai pijakan dalam berkiprah di bumi Indonesia.

Referensi :

  1. Harun Nasution, Pembaharuan dalam Islam: Sejarah Pemikiran dan Gerakan Islam, 1975:54-55
  2. Djarnawi Hadikusuma, Aliran Pembaharuan Islam  dari Jamaluddin Al-Afghani sampai K.H. Ahmad Dahlan, (t.th):66
  3. M.Jindar Tamimi, Muhammadiyah, Sejarah, Pemikiran, dan Amal Usaha, 1990: 4-6, 45.
  4. Syaifullah, Gerakan Politik Muhammadiyah dalam Masyumi, 1997:27, 29,31

PAUD. 101. BERMAIN DAN PERMAINAN : 3 SKS

Pengalaman  belajar  yang  harus  dilalui  mahasiswa  adalah  mengkaji  materi  serta mencoba menerapkan materi yang telah dikuasai. Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan  berbagai  hal  yang  berkaitan  dengan  bermain  dan  permainan  yang  mencakup batasan  tentang  bermain,  macam-macam  permainan,  manfaat  bermain,  bermain  dan kreatifitas dalam belajar, ide permainan kreatif, aktifitas permainan, konsep belajar terpadu berdasarkan  permainan,  serta  menuntut  mahasiswa  menerapkan  di  dalam  kegiatan pengembangan anak.

Tujuan Mata Kuliah

Kompetensi  yang  diharapkan  dimiliki  oleh  mahasiswa  dari  mata  kuliah  ini  adalah kemampuan dalam menerapkan kegiatan bermain dan penggunaan permainan yang sesuai dengan karakteristik anak.

Referensi :

Sudono, Anggani; Sumber Belajar dan Alat Permainan untuk Pendidikan Anak Usia Dini, Jakarta: Grasindo, 2000.

Tedjasaputra, Mayke S; Bermain, Mainan dan Permainan, Jakarta: Grasindo, 2001.

PAUD 103. PENDIDIKAN JASMANI ANAK USIA DINI : 3 SKS

Mata kuliah ini membahas tentang pengertian dan perkembangan gerak dasar, fungsi gerak dan  peranannya,  tahap  perkembangan  dan  pertumbuhan  masa  kanak-kanak,  peragaan macam-macam  gerak, peragaan bentuk  gerak dasar, peragaan kombinasi gerak dasar, unsur-unsur kesegaran jasmani, teori bermain,  karakteristik bermain, peragaan bentuk permainan kecil, macam-macam tes kesegaran jasmani, macam-macam tes kemampuan otot, dan dalam mengembangkan fisik anak.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan

Referensi

Sujiono, Bambang. 2005. Metode Pengembangan Motorik. Jakarta: Universitas Terbuka.

Sumantri. 2005. Model Pengembangan Keterampilan Motorik Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas.

Santrock, J.W. 2008. Life Span. Jakarta: Erlangga.

PAUD 104. PEMBELAJARAN KETERAMPILAN ANAK : 3 SKS

Pengembangan kreativitas anak prasekolah dapat dilakukan melalui berbagai kesempatan dan berbagai aktivitas dalam keseharian. Berbagai aktivitas dan kesempatan tersebut yang paling  banyak  memberikan  kesempatan  bagi  pengembangan  kreativitas  anak  adalah melalui aktivitas seni dan musik (Maxim, 1985). Karena itu guru PAUD harus memahami hal-hal yang berkaitan dengan pengembangan seni serta dapat mengaplikasikan di dalam proses   pembelajaran   di   kelas,   melalui   aktivitas   seni,   diharapkan   anak   dapat mengekspresikan kreativitasnya

Tujuan Mata Kuliah

Mahasiswa   dapat   mengetahui,   memahami   dan   menguasai   serta   mampu mengimplementasikan  tentang  konsep  pengembangan  kreatifitas  dan  seni  dalam kegiatan pembelajaran supaya tercapai pembelajaran yang aktif dan kreatif.

Referensi

Suratno. Pengembangan Creativitas Anak Usia Dini, 2005:

Semiawan.C, Depdiknas. Pedoman pembelajaran bidang seni di TK, 2007 K

 

MKDK 203. PSIKOLOGI BELAJAR : 2 SKS

Mata  kuliah  ini  membahas  demensi  dan  ciri-ciri  pengembangan  anak  usia  dini. Kecenderungan pembelajaran, proses belajar, model-model pengajaran, penilaian hasil belajar, diagnosis kesulitan belajar dan perbaikannya, serta penerapannya dalam proses pembelajaran.

Tujuan Mata Kuliah

Mahasiswa diharapkan mampu memahami psikologi belajar, teori-teori belajar dan tokoh-tokohnya.

Referensi

Hurlock,  Elizabeth  B. 1997.  Psikologi  Perkembangan:  Suatu  Pendekatan  Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Muhibbin Syah. 2006. Psikologi Belajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Paul Suparno. 2003. Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget. Yogyakarta: Kanisius.

Sardiman. 2004. Interaksi dan Motivasi Belajar-Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Slameto. 2003.  Belajar  dan  Faktor-faktor  yang  Mempengaruhinya.  Jakarta:  Asdi Mahasatya.

MKDK 204. KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN :     2 SKS

Mata kuliah ini membahas tentang masalah kurikulum pendidikan, konsep dasar prosedur pengembangan sistem instruksional, pembelajaran terpadu, pengembangan dan penerapan CBSA. Pengembangan inovasi pada tingkat lokal, dan pembelajaran kelas rangkap.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan memahami masalah kurikulum pendidikan,  konsep  dasar  prosedur  pengembangan  sistem  instruksional,  pembelajaran terpadu, pengembangan dan penerapan CBSA. Pengembangan inovasi pada tingkat lokal, dan pembelajaran kelas rangkap.

Referensi

Suparlan. 2005. Menjadi Guru Efektif. Yogyakarta: Hikayat Publishing.

Ali  Muhammad.  2005.  Pengembangan  Kurikulum  di  Sekolah.  Bandung:  Sinar  Baru Algesindo.

Kunandar. 2009. Guru Profesional. Jakarta: Rajawali Press.

MKDU 205. PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (KEWIRAAN) : 2 SKS

Mata  kuliah  ini  membahas  masalah  yang  mencakup  pemahaman  masalah-masalah Hankamnas secara komprehensif integral yang meliputi; Wawasan Nusantara, Ketahanan Nasional,  Politik  dan  Strategi  Hankamnas  serta  sistem  Hankam  Rakyat  Semesta (Sishankamrata).

Tujuan Mata Kuliah

Mahasiswa memiliki wawasan, sikap dan perilaku yang mampu mengimplementasikan teori,  konsep  dan  prinsip-prinsip  kehidupan  kewarganegaraan  Indonesia  berdasarkan Pancasila  dan  konsitusi  Undang-Undang  Dasar 1945 yang  demokratis,  berjiwa nasionalisme, cinta tanah air, cinta damai dan berkeadaban (taat: nilai, norma, dan hukum)
dan  keutuhan  wilayah (yuridis -yurisdiksi  nasional),  partisipatif  dalam  aktivitas pembangunan  masyarakat  bangsa  dan  negara  bangsa  sesuai  geopolitik  dan  geostragi Indonesia, guna mencapai tujuan dan cita-cita bangsa.

Referensi

Tim Dosen PKn. Pendidikan Kewarganegaraan. 2008.

Muchtar Mas’ud. Perbandingan sistem Politik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 1999.

Ni’matul Huda. Negara Hukum, Demokrasi, dan Judicial Review. Yogyakarta: UII Press.

Ridwan HR. 2003. Hukum Administrasi Negara. Yogyakarta: UII Press.

MKDU 206. BAHASA INDONESIA : 2 SKS.

Mata kuliah ini membahas masalah hakekat membaca, strategi membaca efektif, konsep dan konvensi penulisan karangan, kalimat efektif, serta merancang dan mengembangkan karangan sederhana.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mengikuti mata kuliah ini diharapkan dapat :

1.       Menumbuhkan kesetiaan terhadap bahasa Indonesia, yang nantinya diharapkan dapat mendorong mahasiswa memelihara bahasa Indonesia.

2.       Menumbuhkan kebanggan terhadap bahasa Indonesia, yang nantinya diharapkan mampu mendorong mahasiswa mengutamakan bahasanya dan menggunakannya sebagai lambing identitas bangsa.

3.       Menumbuhkan dan memelihara kesadaran akan adanya norma bahasa Indonesia, yang nantinya diharapkan agar mahasiswa terdorong untuk menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah dan aturan yang berlaku.

Referensi

Nazar, Noerzisri A.. 2004. Bahasa Indonesia dalam Karangan Ilmiah. Humaniora: Bandung

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. 2003. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Balai Pustaka: Jakarta

Putrayasa, Ida Bagus. 2006. Tata Kalimat Bahasa Indonesia. Refika Aditama: Bandung

Rahayu, Minto. 2007. Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi. 2007. Grasindo: Jakarta

Suwignyo, Heri & Anang Santoso. 2008. Bahasa Indonesia Keilmuan. UMM Press: Malang

Hidayat, Asep Ahmad. 2006. Filsafat Bahasa Mengungkap Haikat Bahasa, Makna dan Tanda. Bandung: PT Rosdakarya.

Kridalaksana, Harimurti. 2006. Pembentukan Istilah. Jakarta: Gramedia.

 

MKDU 207. BAHASA INGGRIS : 2 SKS.

Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan keterampilan dasar membaca bahasa Inggris kepada para mahasiswa.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu memahami kegiatan pembelajaran dan berkomunikasi dalam bahasa Inggris.

Referensi

Managing Newborn Problem, departemen of reproduksi Health and Research, WHO, Genewa 2003

Accurate, Brief and Clear English Grammer, Drs. Jhon S Hartan Surabaya 2000 Managing Complications in Pregnancy and Childbird, WHO. 2000

Maisrul and Atni Prawati, 2006. Listening Intensive Course. FKIP UNRI. Pekanbaru: Cendikia Insani. 2

MKDU 208. PENDIDIKAN AGAMA ISLAM : 2 SKS

Mata  kuliah  ini  membahas  tentang  pengertian  pendidikan  Agama  Islam  yang  lebih mengkonsentrasikan  pada  pembahasan  aqidah,  akhlaq  serta  fiqh.  Mata  kuliah  ini memberikan pengetahuan pemahaman dan penghayatan tentang; aspek yang berhubungan dengan keadaan mahluk, pelaksanaan ajaran Islam, peningkatan keimanan terhadap khaliq, kerasulan dan melaksanakan syariat Islam.

Tujuan Mata Kuliah

Diharapkan mahasiswa mampu memahami Agama Islam dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Referensi

Ismail Raji al-Faruqi (1995). Tauhid. Bandung: Pustaka.

Budhy Munawar-Rachman (1994). Kontekstualisasi Doktrin Islam Dalam Sejarah.     Jakarta: Paramadina.

Fazlur Rahman (1984). Islam. Bandung: Pustaka

Harun Nasution (1979). Islam Ditinjau Dari Berbagai Aspeknya. Jilid I & II. Jakarta: UI Press.

——-(1986). Akal dan Wahyu dalam Islam. Jakarta: UI Press

Mahmud Syaltut (1986). Islam Aqidah dan Syariah. Jakarta: Pustaka Amanah.

Marzuki dkk. (ed.), (2002). Din Al-Islam: Buku Teks Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi. Yogyakarta: UPT MKU UNY.

Mohammad Daud Ali (2000). Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Rajawali Press.

Nurcholish Madjid (1992). Islam Doktrin Dan Peradaban. Jakarta: Paramadina.

Quraish Shihab (1994). Membumikan Al-Qur’an. Bandung: Mizan

——-(1996). Wawasan Al-Qur’an. Bandung: Mizan.

Rahmat Jatnika (1996). Sistem Etika Islami. Jakarta: Pustaka Panjimas.

 

PAUD 201. BIMBINGAN DAN KONSELING ANAK BERBAKAT : 3 SKS

Mata kuliah ini membantu mahasiswa agar memiliki wawasan yang lebih luas berkenaan dengan perkembangan anak serta dapat memberikan layanan bimbingan yang tepat dalam rangka menumbuh kembangkan potensi anak di Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-Kanak (TK),  dan  Tempat  Penitipan  Anak (TPA),  materi  yang  dibahas  mengenai permasalahan dalam pendidikan anak usia dini  (PAUD), fungsi dan prinsip bimbingan pada PAUD, pendekatan perkembangan dalam bimbingan anak usia dini, bentuk layanan bimbingan anak usia dini, jenis-jenis bimbingan anak usia dini, profil guru anak usia dini sebagai pembimbing anak usia dini dan pengelolaan program bimbingan.

Tujuan Mata Kuliah

   Mahasiswa  mampu  memahami  filosofi  dan  aspek  keberbakatan,  hakekat keberbakatan  dan  potensi  pada  anak  usia  dini,  serta  konsep  pengembangan instrumen  dan  cara  mengidentifikasi  anak  berbakat,  serta  fungsi  dan  peran bimbingan konseling pada anak berbakat.

       Mahasiswa  mampu  menganalisis  permasalahan  umum  yang  muncul  dalam pendidikan anak usia dini, menganalisis karakteristik anak berbakat, menganalisis kebutuhan dan pengembangan kurikulum berdiferensiasi bagi anak usia dini yang berbakat.

Referensi

Hurlock, E B. 1993, Psikologi Perkembangan, Jakarta: Erlangga

Hasan, Hasmiana. 2006. Bimbingan Di Sekolah Dasar. Banda Aceh. Unsyiah

R Ibrahim & Nana Syaodih, 2003. Perencanaan Pengajaran, Jakarta: Rhinea Cipta

Yusuf LN, Syamsu. 2005. Psikologi Perkembangan Anak & Remaja. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

PAUD 202. PENGEMBANGAN KOGNITIF ANAK : 3 SKS

Pendidikan anak usia dini merupakan lembaga yang memberikan layanan pendidikan kepada anak usia dini pada rentangan 4-7 tahun. Para pendidik harus dapat memberiakan layanan secara profesionalpada anak didiknya dalam rangka peletakan dasar pengetahuan. Oleh sebab itu pendidik harus membekali diri untuk merancang program secara utuh sesuai
dengan perkembangan anak. Pada mata kuliah perkembangan kognitif akan diberikan gambaran   untuk   mengkaji   dan   berlatih   merancang   serta   menerapkan   metode pengembangan  kognitif  anak  usia  dini  dengan  berlandaskan  pada  berbagai  teori  dan pendekatan.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah menempuh mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan dalam mengembangkan kemampuan kognitif anak usia dini. Disamping  mengkaji buku materi pokok dan program videonya, mahasiswa dituntut pula untuk mempraktekkan materi yang telah  dipelajarinya.  Mata  kuliah  ini  mengkaji  hal  yang  berkaitan  dengan  metode pengembangan kognitif yang meliputi hakikat kognitif anak usia dini, klasifikasi kognitif, membangun tahun pada anak, kecerdasan majemuk anak usia dini, metode dan media pengembangan  kognitif,  model  pengembangan  kognitif,  permainan  matematika,  serta permainan sains untuk anak usia dini.

Referensi :

Hurlock.E.B, Perkembangan Anak jilid 1, Erlangga, 2004.

Yuliani. H.S, Metode Pengembangan Kognitif, Universitas Terbuka, 2004.\

PAUD 203. PENGEMBANGAN MOTORIK BERBAHASA ANAK : 3 SKS

Membahas tentang: 1) Cara dan strategi pemahaman kegiatan anak TK dengan cara-cara mengembangkan  kemampuan  mendengarkan,  berbicara,  dan  mengungkapkan  perasaan melalui mendendangkan syair, mendongeng, bercerita; 2) Mengembangkan kemampuan pada anak yang dapat menimbulkan minat baca dan minat menulis pemula pada anak.

Tujuan Mata  Kuliah

Setelah  mengikuti  mata  kuliah  ini  mahasiswa  diharapkan  mampu  menerapkan  dan merealisasikan  teori  pembelajaran  pengembangan  motorik  berbahasa  anak  ini  dalam aplikasi di lapangan.

Referensi :

Hurlock,  Elizabeth  B,  Psikologi  Perkembangan          :  Suatu  Pendekatan  Sepanjang Rentang Kehidupan, Erlangga: PT.Gelora Aksara Pratama.

Suhartono,  Pengembangan  Keterampilan  Berbicara  Anak  Usia  Dini,  Jakarta: Departemen Kependidikan, 2005.

MKDK 305. PENGANTAR PENDIDIKAN : 3 SKS.

Mata  kuliah  ini  membekali  mahasiswa  dengan  wawasan  dasar  kependidikan  seperti hakekat manusia dan pendidikan; landasan dan lingkungan pendidikan; sejarah dan aliran pendidikan; sistem pendidikan; inovasi pendidikan. Untuk itu mahasiswa akan melakukan kajian mengenai isu-isu tersebut. Penilaian kemampuan mahasiswa diukur melalui test.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mengikuti mata kuliah ini diharapkan :

1.       Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian pendidikan;

2.       Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian Ilmu Pendidikan;

3.       Mahasiswa mampu menguraikan teori-teori yang terdapat dalam pendidikan;

4.       Mahasiswa mampu menganalisis Ilmu Pendidikan sebagai sebuah Disiplin Ilmu;

5.       Mahasiswa mampu menganalisis Ilmu Pendidikan sebagai sebuah sistem;

6.       Mahasiswa mampu menguraikan faktor-faktor pendidikan;

7.       Mahasiswa mampu menjelaskan komponen-komponen pendidikan;

8.       Mahasiswa mampu menganalisis dasar-dasar pelaksanaan pendidikan.

Referensi :

Ahmadi, Abu. Ilmu Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta, 1991.

Engkoswara. Dasar-Dasar Administrasi Pendidikan. Jakarta: Dirjen Dikti Depdikbud. Depdikbud, 1983.

Reading F. Hung. Kamus Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta: Rajawali, 1986.

Rifai, Mohd. Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung: Jemmars, 1982.

Soegarda, Porwakawatja. Enseklopedi Pendidikan. Jakarta: Gunung Agung, 1976.

Saifullah, Ali. Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan. Suarabaya: Usaha Nasional, 1982.

Tilaar. (2002). Membedah Pendidikan Nasional. Jakarta: Renika Cipta, 2002.

Usman, Uzer. Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rasda Karya, 1990.

MKDK 306. PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK : 2 SKS

Mata kuliah ini membahas hakekat pertumbuhan dan perkembangan, karakteristik dan perbedaan individu (fisik, intelektual, emosi, sosial, bahasa, bakat khusus, nilai, moral dan sikap).  Kebutuhan  dan  tugas  perkembangan  anak  usia  sekolah  dasar,  usia  sekolah menengah dan orang dewasa, serta implikasinya dalam penyelenggaraan pendidikan.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkann memiliki pemahaman secara komprehensif tentang konsep dasar perkembangan, hukum/ prinsip perkembangan, faktor-faktor  yang  mempengaruhi  perkembangan  dan  karakteristik  perkembangan setiap fase perkembangan.

Referensi :

Hurlock, Elizabeth B., Child Development. New York: McGraw Hill Book Company Inc, 1956.

Syamsu  Yusuf,  L.N.  Psikologi  Perkembangan  Anak dan  Remaja,  Bandung  :  PT. Remaja Rosdakarya, 2004.

MKDK 307. BELAJAR DAN PEMBELAJARAN : 2 SKS

Melalui mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memiliki wawasan tentang berbagai konsep dan teori belajar serta peluang penerapannya dalam konteks pembelajaran. Materi yang disajikan dalam mata kuiah ini mencakup hakekat belajar dan pembelajaran, teori belajar behavioristik, teori belajar kognitif  dan penerapannya, konsep dan implikasi teori belajar social, prinsip-prinsip belajar dan pembelajaran, serta cara belajar siswa aktif. Kemampuan mahasiswa akan dinilai melalui test.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami serta menggunakan konsep-teori berkaitan dengan belajar dan pembelajaran di lapangan PAUD, strategi  dan  metode  yang  digunakan  di  TK  serta  penerapannya  dalam  pembelajaran, memahami konsep-konsep yang berkenaan dengan hakikat belajar dan pembelajaran, prinsip-prinsip pembelajaran di Taman Kanak-Kanak, komponen-komponen pembelajaran, hakikat strategi pembelajaran, berbagai strategi dan metode  pembelajaran yang digunakan di PAUD pada umumnya, serta bagaimana penerapannya dalam pembelajaran

Referensi

Masitoh, Ocih, Heny, DJ. Pendekatan Belajar Aktif di Taman Kanak-Kanak, Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Bagian Proyek Peningkatan Tenaga Kependidikan, 2003.

Solehuddin, M. Konsep Dasar Pendidikan Pra Sekolah. Bandung: Fakultas Ilmu pendidikan UPI, 2000. SKS.

 

MKDK 308. PROFESI KEGURUAN 1 : 2 SKS

Mata kuliah ini membahas tentang wawasan profesi keguruan, bimbingan dan konseling, administrasi dan organisasi pendidikan, ketata usahaan sekolah, kode etik guru, serta aplikasinya terhadap profesi guru. Kemampuan mahasiswa dievaluasi melalui test dan penugasan.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan untuk menguraikan materi yang berhubungan dengan pembentukan wawasan kependidikan bagi seorang pengajar. Melalui pemberian tugas-tugas diharapkan mahasiswa mampu memiliki kompetensi pendidikan.

Referensi

Dr. Sucipto, Profesi keguruan, 2007

Emi Sukasih, Profesi kependidikan, 2003PEN

PAUD 301. PENGEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK : 3 SKS

Mata kuliah ini membahas tentang  Layanan yang diberikan pendidik kepada anak usia dini pada rentangan  0-8  tahun. Para pendidik harus dapat memberikan layanan secara profesional pada anak didiknya dalam rangka peletakan dasar pengetahuan. Oleh sebab itu pendidik  harus  membekali  diri  untuk merancang program  secara  utuh  sesuai  dengan perkembangan anak. Pada mata kuliah perkembangan sosial emosional akan diberikan gambaran untuk mengaji dan berlatih merancang serta menerapkan pengembangan sosial emosional anak usia dini dengan berlandaskan pada berbagai teori dan pendekatan.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat;

1.       Menjelaskan batasan tentang pengembangan sosial emosi agama dan moral

2.       Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan social emosional.

3.       Menjelaskan pandangan para ahli tentang pengembangan sosial emosional anak

Referensi

Hurlock.E.B, Perkembangan Anak jilid 1, Erlangga, 2004.

Ali Nugraha & Yeni R. Metode Pengembangan Sosial Emosi. Universitas Terbuka, 2004.

Otib  Satibi  H.  Metode  Pengembangn  Moral  dan  Nilai-Nilai  Agama.  Universitas Terbuka, 2004.

Pedoman Pembelajaran Bidang Pengembangan Pembiasaan Di Taman Kanak-kanak. 2007.

PAUD 302. MUSIK UNTUK ANAK USIA DINI : 2 SKS

Mata kuliah ini membahas fungsi ruang lingkup seni musik/tari/drama, karakteristik suara, dan gerak anak, apresiasi seni musik/tari/drama; olah seni musik berupa produksi karya musik  anak  melalui  vocal,  instrument  sederhana,  mendengar  dan  gerak;  olah  seni tari/drama berupa produksi karya seni tari/drama melalui eksplorasi dan improvisasi serta pembelajaran seni musik/tari/drama terpadu.

Tujuan Mata Kuliah

Kompetensi yang diharapkan dimiliki oleh mahasiswa setelah mempela- jari mata kuliah ini adalah dalam meningkatkan keterampilan guru dalambermusik (vokal dan permainan instrumen musik) dan menciptakangerakan-gerakan tari anak usia dini, membuat sebuah
karya gerak danmusik, dan keterampilan membimbing anak usia dini dalam kegiatanmusik dan tari (gerak) serta mengembangkan berbagai sumber belajarmusikdantariuntukanakusiadini.

Pengalaman belajar yang harus dilalui mahasiswa selain mempelajari BMP secara mandiri dan program video adalah mengikuti tutorial tatap muka. Pengukuran tingkat kemampuan mahasiswa terhadap materi mata kuliah ini dilakukan melalui tugas tutorial dan UAS.

Referensi

Vannier, Maryhelen and Foster, Mildred.  (1968). Teaching Physical Education In Elementary Schools; Philadelphia. W.B. Saunder Company.

Wall, Jennifer and Murray, Nancy. (1994). Children & Movement, Physical Education in the Elementary School. Dubuque, IA. WMC Brown.

Mahendra, Agus. (2006) Bahan Ajar Musik dan Gerak. FPOK UPI. Bandung.

PAUD 303. KAPITA SELEKTA HASIL PENELITIAN PAUD : 3 SKS

Secara umum mata kuliah ini mengandung tiga komponen utama, yaitu sebagai berikut:

1.       Membahas hasil-hasil penelitian PAUD terbaru di dalam dan luar negeri

2.       Landasan penyelenggaraan Pendidikan Dasar, yang membahas hubungan manusia         dengan  pendidikan,  pendidikan  sekolah  dan  masyarakat,  sistem  pendidikan nasional di Indonesia, serta hakekat pendidikan di AUD.

3.       Belajar dan perkembangan gaya belajar  anak  usia dini  yang membahas hakekat perkembangan fisik dan psikis, proses belajar, motivasi, serta teknik memahami     perkembangan anak didik.

4.  Bimbingan di AUD, yang membahas tentang hakekat, teknik, pengelolaan sarana pendukung dan permasalahan bimbingan di AUD. Tujuan Mata Kuliah

Mahasiswa dapat memahami perkembangan penelitian PAUD terbaru dan aplikasi dari hasil penelitian-penelitian tersebut yang mencakup landasan penyelemggraan Pendas, belajar dan perkembangan gaya belajar AUD serta bmbingan di PAUD

Referensi

Tim DBE Indonesia. 2009. Active Learning. Jakarta : DBE

Tim AUSAID. 2008. Kapita Selekta Pendidikan Dasar. Banda Aceh :

PAUD 304. KESEHATAN DAN GIZI : 3 SKS

Mata kuliah ini membahas tentang hakikat kesehatan dan gizi, pola hidup sehat, kesehatan anak, tumbuh kembang anak, masalah gizi pada anak, makanan bergizi, makanan sehat untuk anak usia dini, pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan anak. Setelah menempuh mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan untuk menguraikan materi yang berhubungan dengan kesehatan dan gizi pada anak usia dini. Pengalaman belajar yang harus dilalui mahasiswa selain mengkaji materi pokok adalah mahasiswa diharapkan dapat menerapkan materi yang telah dipelajari untuk praktikum di laboratorium tentang menyelenggarakan makanan bergizi dan cara menanggulangi kecelakaan ringan untuk anak usia dini.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menerapkan materi yang  telah  dipelajari  untuk  praktikum  di  laboratorium  tentang  menyelenggarakan makanan bergizi dan cara menanggulangi kecelakaan ringan untuk anak usia dini.

Referensi

Soetjiningsih: Tumbuh Kembang Anak. EGC, Jakarta, 1995.

Behrman RE and Vaughan VC (eds): Nelson Textbook of Pediatrics, 15th Ed. WB Saunders, Philadelphia, 2000.

Ari Yuniasti , (2008), Gizi dan Kesehatan, Yogyakarta: Graha Ilmu, Bagian Gizi RS Cipto Mangunkusumo (1994), Penuntun Diet, Jakarta, Gramedia.

Sugeng Santoso & Ranti AL (1995), Kesehatan dan Gizi, Jakarta, Depdikbud, Dirjen Dikti.

G. Kartasapoetra dkk , (2005) Ilmu Gizi , Jakarta, Rineka Cipta.

Kus Irianto dkk (2007) gizi dan pola hidup sehat , Bandung , Yrama Widya.

Soekidjo N (2003) Ilmu Kesehatan masyarakat, Jakarta , Rineka Cipta.

Shelov SP (1993) Caring for baby and young child , New York , Bontam Books.

IDIK 501. METODE PENELITIAN : 2 SKS

Mata kuliah ini membahas tentang berbagai landasan dan prosedur penyusunan proposal; desain  penelitian,  berbagai  cara  penarikan  sample,  dan  pengembangan  instrument penelitian; pentingnya kaitan antara masalah penelitian, tujuan penelitian, hipotesis.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah menempuh mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan memiliki wawasan tentang landasan dan prosedur penyusunan proposal; desain penelitian, berbagai cara penarikan sample,  dan  pengembangan  instrument  penelitian;  pentingnya  kaitan  antara  masalah penelitian,  tujuan  penelitian,  hipotesis.  Serta  mampu  menerapkannya  dalam  proses penelitian tugas akhir/skripsi mahasiswa sebagai syarat untuk menyelesaikan studinya di perguruan tinggi.

Referensi :

Sugiono. 2004. Statistik Penelitian. Bandung : Alpabetha

Suharsini,  Arikunto. 2003. Prosedur Penelitian: Pengantar  Pendekatan  Praktek.Jakarta.

Sumadi, Suryabrata. 2000. Metodologi Penelitian. Jakarta: Gramedia.

IDIK 502. METODOLOGI PENGEMBANGAN  DAN PEMBINAAN  PERILAKU : 4 SKS

Mata  kuliah  ini  membahas  mengenai  metode-metode  pengembangan  dan  pembinaan perilaku anak usia dini yang meliputi: metode, sistem pembinaan, hakekat pembinaan sesuai dengan usia anak.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa memiliki wawasan dan pemahaman mengenai metode-metode pengembangan dan pembinaan perilaku anak usia dini yang meliputi: metode, sistem pembinaan, hakekat pembinaan sesuai dengan usia anak. Serta mampu mengaplikasikannya dalam pelaksanaan program pendidikan Anak Usia Dini.

Referensi :

Syamsu, Yunus LN.  2003. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Rosda Karya Remaja.

Abin,  Syamsudin  Makmum.  2003.  Psikologi  Pendidikan.  Bandung:  Rosda  Karya Remaja.

Prayitno, dkk.           2004. Pedoman Khusus Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Nana, Syaodih Sukmadinata. 2005. Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung: Remaja Rosda Karya.

IDIK 603. METODOLOGI PENGEMBANGAN INTELEKTUAL : 2 SKS

Mata  kuliah  ini  membahas  mengenai  metode-metode  pengembangan  dan  pembinaan perilaku anak usia dini yang meliputi: metode, sistem pembinaan, hakekat pembinaan sesuai dengan usia anak.

Tujuan Mata Kuliah

Mahasiswa dapat mengetahui, memahami dan menguasai serta mampu mengimplementasikan tentang hakikat pengembangan    kognitif, teori-teori pengembangan kognitif, mampu memilih metode dan alat evaluasi pengembangan kognitif serta mampu menerapkan pengembangan kognitik pada anak usia dini.

Referensi

Hurlock.E.B. Perkembangan Anak jilid 1. Jakarta: Erlangga, 2004.

Syamsu, Yunus LN. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Rosda Karya Remaja. 2003.

Yuliani. H.S. Metode Pengembangan Kognitif. Jakarta: Universitas Terbuka. 2004.

IDIK 604. PENELITIAN TINDAKAN KELAS : 3 SKS

Mata kuliah ini terdiri dari pokok bahasan hakikat penelitian tindakan kelas, langkahlangkah penelitian tindakan kelas, perencanaan penelitian, pelaksanaan perbaikan dalam pembelajaran, analisis hasil penelitian tindakan kelas, serta penulisan laporan penelitian tindakan kelas.

Tujuan mata Kuliah

Mahasiswa mengetahui, memahami dan mampu mengimplementasikan dengan baik konsep dan pelaksanaan penelitian tindakan kelas  (PTK) dalam bentuk rancangan (proposal) dan laporan penelitian

Referensi :

Aqid, E Zainal.2009. Penelitian Tindakan Kelas untuk Guru. Bandung: Yrama Widya. Ghoni,

M. Djunaidi. 2008. Penelitian Tindakan Kelas. Malang: Malang Press

Munandar. 2008. Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas sebagai Profesi Guru.

Muchlis, Masnul. 2009. Melaksanakan PTK itu Mudah. Jakarta: Bumi Aksara Sanjaya, Wina. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Prenada Media Group.

PMAK 401. STRATEGI BELAJAR MENGAJAR : 3 SKS

Mata kuiah ini mencakup berbagai konsepsi teoritik tentang strategi belajar mengajar, yaitu strategi  dan  metode  belajar  mengajar,  model-model  pembelajaran  dan  penerapannya. Interaksi  belajar  mengajar,  kegiatan  belajar  mengajar,  pengelolaan  kelas,  media pembelajaran, pembuatan media dan keterampilan mengajar.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mengikuti mata kuliah mahasiswa diharapkan dapat :

1.       Memahami Konsep strategi pembelajaran secara makro maupun mikro

2.       Memilih dan mengaplikasikan strategi pembelajaran yang mempunyai daya tarik pembelajaran, efektif dan efisien.

Referensi

Sarah Butzin, (2005), Joyful Classrooms, Phi Delta Kappa, Bloomington

Udin S.W, (2001), Model-model Pembelajaran Inovatif, Jakarta : Dikti

Arif Sadiman, (199), Media Pendidikan, Jakarta : Rajawali

Haryanto, (2007), Model Pembelajaran PAKEM di SD, P3AI : Yogyakarta Lie, anita. (2002). Cooperative Learning:Jakarta: Grasindo

Sutirjo dkk. (2005). Tematik: Pembelajaran Efektif dalam Kurikulum. Malang:

PMAK 402. PENILAIAN PENCAPAIAN HASIL BELAJAR : 3 SKS

Mata kuliah ini merupakan rangkaian dari mata kuliah strategi belajar mengajar. Mata kuliah  ini  membahas  tentang  jenis-jenis  belajar,  tujuan  pembelajaran,  perencanaan pembelajaran, konsep-konsep penilaian hasil belajar, penyusunan instrument penilaian, teknik dan prosedur pemberian skor dan nilai hasil belajar, diaknosis kesulitan belajar dan program layanan bimbingan belajar.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mengikuti mata kuliah ini diharapkan mahasiswa memahami sistem penilaian yang  berguna  untuk  mengetahui  seberapa  jauh  peserta  didik  telah  menguasai kompetensi dasar yang telah ditetapkan

Referensi

Ngalim Purwanto. 2002. Prinsip-Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mimin  Haryati.  2007.  Sistem Penilaian  Berbasis  Kompetensi  Teori  dan Praktek. Jakarta: Gaung Persada Press.

Suharsimi Arikunto.2001 . Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara

MKDK 409. METODOLOGI PENGEMBANGAN JASMANI : 2 SKS

Mata kuliah pendidikan jasmani anak usia dini membahas mengenai ontologi (Siapa anak usia  dini,  karakteristiknya,  memahami  aktivitas  jasmani,  dan  apa  yang  ingin  dicapai melalui pendidikan jasmani). Selanjutnya, mata kuliah pendidikan jasmani anak usia dini mengkaji mengenai konsep dasar pendidikan jasmani sebagai sarana mengoptimalkan pertumbuhan  dan  perkembangan  AUD,  mengkaji  karakteristik  pertumbuhan  dan perkembangan  jasmani  AUD,  menyusun  program  aktivitas  jasmani  untuk  AUD, mengaplikasikan aktivitas jasmani untuk AUD, serta mampu melakukan evaluasi aktivitas jasmani AUD.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memiliki wawasan tentang konsep  dasar  pendidikan  jasmani  sebagai  sarana  mengoptimalkan  pertumbuhan  dan perkembangan  AUD,  mengkaji  karakteristik  pertumbuhan  dan  perkembangan  jasmani AUD,  menyusun  program  aktivitas  jasmani  untuk  AUD,  mengaplikasikan  aktivitas
jasmani untuk AUD, serta mampu melakukan evaluasi aktivitas jasmani AUD.

Referensi

Gallahue, David L. (1996). Development Physical Education for Today’s Children, 3rd edition. Dubuque, IA: Brown & Benchmark Publishers, Inc.

Santrock, John W.  (2006). Life-Span Development,  10th edition. New York, N.Y: McGraw-Hill Companies, Inc.

Hurlock, elizabeth B. (1980). Developmental Psychology: A Life-Span Approach, 5th edition. New York, N.Y: McGraw-Hill Companies, Inc.

Maimunah  Hasan.  (2010).  PAUD  (Pendidikan  Anak  Usia  Dini),  cetakan  ketiga. Jogakarta: Diva Press.

MKDK 410. PROFESI KEGURUAN 2 : 2 SKS

Mata kuliah ini membahas tentang wawasan profesi keguruan, bimbingan dan konseling, administrasi dan organisasi pendidikan, ketata usahaan sekolah, kode etik guru, serta aplikasinya terhadap profesi guru. Kemampuan mahasiswa dievaluasi melalui test dan penugasan.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan untuk menguraikan materi yang berhubungan dengan pembentukan wawasan kependidikan bagi seorang pengajar. Melalui pemberian tugas-tugas diharapkan mahasiswa mampu memiliki kompetensi pendidikan.

Referensi

Dr. Sucipto, Profesi keguruan, 2007

Emi Sukasih, Profesi kependidikan, 2003

PAUD 401. KONSEP DASAR PAUD : 3 SKS

Diharapkan mahasiswa mampu menerapkan konsep-konsep dasar pendidikan anak usia dini serta bagaimana implikasinya terhadap pendidikan anak usia dini secara berkelanjutan baik pada pendidikan formal/TK maupun pada kegiatan belajar dan pembelajaran non formal/TPA-RA-KB.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mengikuti perkuliahan diharapkan mahasiswa mampu menerapkan konsepkonsep  dasar  pendidikan  anak  usia  dini  serta  bagaimana  implikasinya  terhadap pendidikan  anak  usia  dini  secara  berkelanjutan  baik  pada  pendidikan  formal/TK maupun pada kegiatan belajar dan pembelajaran non formal/TPA-RA-KB.

Referensi

Herawati,  Notti.  Buku Pendidik Pendidikan  Anak Usia Dini. Pekanbaru:  Yayasan Azizah

Megawangi, Ratna dkk.  2005. Pendidikan yang Patut dan Menyenangkan. Jakarta: Indonesia Herritage Foundation.

S Rahman, Hibana. 2005. Konsep Dasar Anak Usia Dini. Yogyakarta: Grafindo Litera Media

PAUD 402. PENDIDIKAN ANAK DALAM KELUARGA : 2 SKS

Mata kuliah ini membahas tentang: hakikat keluarga yang mencakup pengertian, tujuan, peran, tanggung jawab keluarga, kajian perilaku anak dalam keluarga, model pendidikan orang tua dalam keluarga, interaksi sosial edukatif orang tua dan anak, telaah perilaku dan sikap orang tua yang mendukung tumbuh kembang anak.

Referensi

Baumerid, D. 1993. Early Socialization and Discipline Controversy. Moristown New Jersey: General learning Press.

Dagun, Save M. 2002. Psikologi Keluarga. Jakarta: Rineka Cipta.

Hurlock, Elizabeth B. 2002. Perkembangan Anak (Edisi ke-2). Jakarta: Erlangga. Ikhromi, TO. 2004. Bunga Rampai Sosiologi. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Khaerudin, H. 2002. Sosiologi Keluarga. Yogyakarta: Liberty.

Purwanto, Ngalin M.  2003. Ilmu Pendidikan  Teoretis dan Praktis. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Shochib, M.  2002. Pola Asuh Orangtua dalam Membantu Anak Mengembangkan Disiplin. Jakarta: Rineka Cipta.

Syafei Sahlan, M. 2006. Bagaimana Anda Mendidik Anak. Bogor: Ghalia Indonesia.

PAUD 403. PENGEMBANGAN BAKAT DAN KREATIVITAS : 3 SKS

Setelah menempuah mata kuliah ini, mahasiswa diharpkan memiliki kemampuan dalam mengembangkan kemampuan kognitif anak usia dini. Disamping  mengkaji buku materi pokok dan program videonya, mahasiswa dituntut pula untuk mempraktekkan materi yang telah  dipelajarinya.  Mata  kuliah  ini  mengkaji  hal  yang  berkaitan  dengan  metode pengembangan kognitif yang meliputi hakikat kognitif anak usia dini, klasifikasi kognitif, membangun tahun pada anak, kecerdasan majemuk anak usia dini, metode dan media pengembangan  kognitif,  model  pengembangan  kognitif,  permainan  matematika,  serta permainan sains untuk anak usia dini.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah  mengikuti  mata  kuliah  ini  diharapkan  mahasiswa  dapat  menguasai  dan mengaplikasikan teori, berkenaan dengan pengembangan bakat dan kreativitas anak usia dini.

Referensi

Beck, joan. 2001. Meningkatkan Kecerdasan Anak. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Conny  Semiawan,  dkk. 1984.  Memupuk  Bakat  dan  Kreativitas.  Siswa  Sekolah

Menengah: Petunjuk Bagi Guru dan Orangtua. Jakarta: Gramedia.

Dedi Supriadi.  1994. Kreativitas, Kebudayaan dan Perkembangan Iptek. Bandung: Alfabeta.

Freeman, Joan dan Utami Munandar. 2000. Cerdas dan Cemerlang: Kiat Menemukan dan mengembangkan Bakat Anak. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Hurlock, Elizabeth B.  1997. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Paul, Suparno. 2003. Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget. Yogyakarta: Kanisius.

Slamet, Suyanto. 2005. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Utami  Munandar.  2004.  Pengembangan  Kreativitas  Anak  Berbakat.  Jakarta:  Asdi Mahasatya.

PAUD 404. PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI : 3 SKS

Mata  kuliah  ini  bertujuan  untuk  membantu  mahasiswa  agar  dapat  mengembangkan kegiatan yang berbasis kecerdasan majemuk untuk anak usia dini. Untuk itu mahasiswa akan  mempelajari  topic-topik  berikut  ini:  pengertian  kecerdasan  majemuk,  kegiatan pengembangan yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mengikuti mata kuliah ini diharapkan agar mahasiswa dapat mengetahui tahaptahap perkembangan anak usia dini dan tugas-tugas perkembangan anak usia dini dan bentuk  pelayanannya  dalam  6  aspek  perkembangan  anak  usia  dini.  mengembangkan kegiatan yang berbasis kecerdasan majemuk untuk anak usia dini.

Referensi

Hurlock, Elizabeth B. 1997. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Hurlock.E.B. 2004  Perkembangan Anak jilid 1. Erlangga

Jahja, Yudrik. 2011. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Prenada Media Group.

PAUD 501. PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS ANAK USIA DINI : 3 SKS

Mata kuliah ini mengembangkan kemampuan berbahasa anak dengan mempraktekkan dalam kegiatannya dengan bahasa asing/Inggris. Prinsip-prinsip mengembangkan bahasa asing untuk anak usia dini, perkembangan kemampuan bahasa lisan/ucap dengan bahasa asing, cara mengembangkan alat peraga dengan bahasa asing.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah  mengikuti  mata  kuliah  ini  mahasiswa  diharapkan  memiliki  keterampilan berbahasa  Inggris  untuk  diajarkan  kepada  anak  dengan  mempraktekkan  dalam kegiatannya  dengan  bahasa  asing/Inggris.  Prinsip-prinsip  mengembangkan  bahasa asing  untuk  anak  usia  dini,  perkembangan  kemampuan  bahasa  lisan/ucap  dengan bahasa asing, cara mengembangkan alat peraga dengan bahasa asing.

Referensi

English Pronunciation in Use (Marianne Jordan, 2006)

Academic Listening dan Speaking Book (Angela Blackwell and Therese Naber (2006) Practical English Grammar (Michael Swan)

PAUD 502. EVALUASI KEGIATAN PEMBELAJARAN USIA DINI : 2 SKS

Mata kuliah ini membahas secara praktis berbagai aspek evaluasi kegiatan anak usia dini yang  mencakup  konsep  dasar  penilaian,  pengembangan  dan  penerapan  instrument penilaian dalam proses pengembangan seluruh aspek perkembangan anak. Pengalaman belajar  yang  harus  dikuasai  mahasiswa  adalah  mempelajari  materi  pokok  dan mempraktekkan teknik mengevaluasi dalam kegiatan pengembangan untuk anak usia dini.

Sedangkan kompetensi yang diharapkan akan dimiliki oleh mahasiswa setelah mempelajari mata kuliah ini adalah kemampuan dalam melakukan evaluasi proses dan hasil kegiatan usia dini.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah  mengikuti  mata  kuliah  ini  diharapkan  mahasiswa  memiliki  wawasan  dan kemampuan dalam melakukan evaluasi proses dan hasil kegiatan pembelajaran terhadap usia dini.

Referensi

Getstwicki, Carol. 2007. Developmentally Appropriate Practice. Curriculum and Development In Early Education. Canada : Thomson Delmar Learning

Hergenhanhn dan Matthew H. Olson. 2008. Theories Of Learning (Teori Belajar). Jakarta: Kencana Prenada Media Grup Yogyakarta: Fakultas ilmu pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Martini Jamaris. 2010. Orientasi dalam Psikologi Pendidikan. Jakarta:Yayasan Penamas Murni

Martini Jamaris. 2006. Perkembangan dan Pengembangan Anak Usia Taman Kanak-kanak. Jakarta:Grasindo

Papalia, Diane E, Etc. 2008. Human Development (Psikologi Perkembangan, terjemahan A. K. Anwar). Jakarta: Kencana Prenada Media Grup

Richard I. Arends. 2008. Learning To Teach (Belajar untuk Mengajar, terj.Helly Prajitno Soetjipto dan Sri Mulyantini Soetjipto, edisi ke tujuh). Yogyakarta: Pustaka Pelajar

PAUD 503. PROGRAM KEGIATAN TPA : 2 SKS

Mata kuliah ini membahas tentang hakikat penyelenggaraan TPA/KB, analisis program TPA/KB, fungsi TPA/KB dalam pengembangan kemampuan dasar anak melalui belajar sambil  bermain,  bermain  seraya  belajar,  perencanaan  kegiatan  di  TPA/KB,  evaluasi perkembangan anak pada kelompok TPA/KB, serta telaah sarana dan prasarana pada TPA/KB.

Tujuan Mata Kuliah

Mahasiswa dapat mengetahui, menguasai, memahami dan  mengaplikasikan  konsep mengenai  Perencanaan  Pembelajaran  TPA,  anajemen,  Komponen    Perencanaan, Prosedur Penyusunan Perencanaan Pembelajaran, Strategi   Pembelajaran dan Pengembangan Kurikulum serta Evaluasi TPA, sehinggga mampu mengaplikasikan di masyarakat guna mencapai pembelajaran AUD yang efektif dan effisien

Referensi

DEPDIKNAS.2005.Pedoman  Penyelenggaraan  dan Pengelolaan  Tempat  Penitipan Anak. Jakarta.DEPDIKNAS

DEPDIKNAS.2007.Acuan  Menu  Pembelajaran  Pada  Pendidikan  Anak  dini  Usia (Menu Pembelajaran Generik). Jakarta.DEPDIKNAS

Musfiroh, Tadkiroatun.  2005. Bermain Sambil Belajar dan Mengasah Kecerdasan. Jakarta. DEPDIKNAS TERPADU: 2 SKS.

PAUD 504. PEMBELAJARAN TERPADU : 2 SKS

Dalam mata kuliah ini mahasiswa akan mengkaji materi tentang latar belakang dan konsep dasar  pembelajaran  terpadu,  keterampilan  dasar  mengajar  dan  peranan  guru  dalam pembelajaran   terpadu,   pembelajaran   terpadu   model   jarring   laba-laba,   model keterkaitannya,   dan   evaluasi   pelaksanaan   pembelajaran   terpadu   pada   kegiatan pembelajaran anak usia dini, serta keterampilan dasar mengajar serta pengelolaan kelas pada pembelajaran anak usia dini. Mata kuliah ini dilengkapi dengan multimedia berupa video. Pengalaman belajar yang harus dilalui mahasiswa selain mempelajari materi pokok adalah  mahasiswa  dituntut  pula  untuk  mencoba  mempraktekkan  materi  yang  telah dikuasainya dalam keiatan pembelajaran.

Tujuan Mata Kuliah

Mahasiswa  dapat  mengetahui,  menguasai,  memahami  dan  mengaplikasikan  konsep mengenai pembelajaran terpadu pada pelaksanaan pembelajaran anak Usia Dini meliputi wawasan  pembelajaran  terpadu,  keterampilan  dasar,  peranan,  pelaksanaannya  serta evaluasi pelaksanaannya.

Referensi

Majid, Abdul. 2006. Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan Kompetensi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Ali, Muhammad. 2004. Guru Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

PAUD 505. PROGRAM PENDIDIKAN TK : 2 SKS

Membahas tentang anak pra-sekolah, alternative pendidikan anak prasekolah, rancangan program pendidikan prasekolah, menganalisis organisasi materi pengembangan pendidikan anak prasekolah, mengembangkan silabus pengembangan pendidikan anak yang berbasis kompetensi, pengembangan rencana kegiatan pendidikan anak prasekolah.

Tujuan Mata Kuliah

Kompetensi yang diharapkan dimiliki oleh mahasiswa setelah mempe-lajari mata kuliah ini adalah kemampuan dalam menjelaskan materi yang berhubungan dengan pendidikan di Taman kanak-kanak. Mata kuliah inimengulas tentang hakikat anak usia dini, khususnya
anak  usia  TK,  tujuanpendidikan  di  Taman  Kanak-kanak,  teori  dan  model  inovasi pendidikandi  Taman  Kanak-kanak berikut  contohnya,  pengemasan  materi  pendidikandi   TK, pengorganisasian lingkungan pendidikan di TK, model-modelevaluasi kegiatan di TK, profil  pendidik  TK  serta  organisasi  profesi  guruTK.  Pengalaman  belajar  yang  perlu dilakukan oleh mahasiswa adalah mempelajari BMP dengan seksama penguasaan Mahasiswa terhadap mata kuliah ini akan diuji melalui UAS.

Referensi

Muhroji dkk, Manajemen Pend., 2002: 19-20

Martinis Yamin, Profesionalisme Guru dan Imple-mentasi KTSP, 2007: 168-178

Cartwright&Cartwright.  (1984).  Developing  Observation  Skills.  New  York;  Mc Grawhill Book Company

Clemmons,etc. (1993). Portfolios in The Clasroom, New York; Scolastic Profesional Books.

Leaavitt,R.L.&E.heart,B.K.(1991). Assessment in early childhood programs, Young Children

Semiawan,Conny.    (2002)  Belajar  dan  Pembelajaran  dalam  Taraf  Usia  Dini. Jakarta:PT

Solehuddin, M. (2000). Konsep Dasar Prasekolah. Bandung: FIP UPI

Stone,  S.J. (1995). Portfolios; Interactive and Dinamic Instructional  Tool. Childhood Education

PAUD 506. SENDRATARI ANAK USIA DINI : 2 SKS

Mata  kuliah  Pendidikan  Seni  Tari  merupakan  mata  kuliah  yang  berkaitan  dengan metodologi pengajaran tari untuk jenjang pendidikan anak usia dini. Tari dijadikan sebagai alat untuk membantu siswa dalam mengembangkan kepekaan estetis, kemampuan berfikir kritis,  kreatif,  dan  kemampuan  menyerap  nilai-nilai.  Pendekatan  pembelajaran  lebih
mengutamakan  pada  pendekatan  aplikatif/kreatif,  baik  secara  tunggal  maupun  secara terpadu.  Mahasiswa  diarahkan  untuk  mampu  mengembangkan  kemampuannya  untuk mengemas  pembelajaran  seni  tari  dengan  memanfaatkan  berbagai  rangsangan  seperti rangsang auditif melalui nyanyian dan bunyi-bunyian; rangsang visual melalui gambar dan bentuk-bentuk yang ada di lingkungan siswa dan alam; rangsang gagasan melalui dongeng, cerita, serta kejadian sehari-hari di lingkungan siswa; rangsang kinestetik melalui gerak-gerak yang indah. Perkuliahannya mengutamakan praktek pengajaran, baik di dalam kelas maupun aplikasi di sekolah yang sasarannya pada siswa usia dini, sedangkan teori dan konsep lebur didalamnya. Kegiatan ini dimaksudkan supaya mahasiswa lebih memahami siswa  dan  persoalannya  yang  terjadi  di  dalam  pendidikan  seni  hususnya  dalam pelaksanaan pembelajaran seni tari pada anak usia dini.

Tujuan Mata Kuliah

Untuk membentuk mahasiswa yang kompeten dalam hal metodologi pembelajaran seni tari dalam konteks pendidikan di sekolah yang berorientasi pada tahap perkembangan siswa khususnya siswa usia dini. Mahasiswa tidak hanya mampu menguasai materi secara teori juga dapat mengaplikasikannya di lapangan.

Referensi

Bobbi De Poter. 2003. Quantum Teaching. Bandung: Kaifa.

Juju, dkk.2003. Paket Pembelajaran Topeng Cirebon.Bandung: P4ST UPI.

Joyce, Mary. 1973. First Step In Teaching Creative Dance. California: National Press Juju & Tati. 2003. Seni dan Pendidikan Seni. Bandung: P4ST UPI

Masunah,Juju. 1999.Hand Out Tari Pendidikan. Bandung: UPI.
Parani,Yulianti. Tari Pendidikan.Jakarta: IKJ.

Poole Milicent. 1980. Creative A Cross Curriculum. Sidney: George Allen & Unwin Pty. Ltd.

Rooyackers,P.101 More Dances Games for Children. Canada:Hunter House Inc.

Sheppard,Philip.2007.Music Makes Your Child Smarter.Jakarta:Gramedia.

Hidajat,Robby.2006.Seni Tari.Universitas Negeri Malang.

Sanjaya,Wina. Kurukulum dan Pembelajaran. Jakarta: Grafika.

Shindunata. 2000. Membuka Masa Depan anak-Anak Kita. Yogyakarta: Kanisius.

Tessa.1988. Encouraging Expression : the Arts In the Primary Curriculum. London: Cassel Education.

PAUD 507. SENI RUPA : 2 SKS

Membahas  tentang  konsep  pendidikan  lewat  seni  menggambar  guna  membina  dan mengembangkan aspek kognitif, pasikomotorik dan afektif dengan pokok bahasan: konsep pendidikan lewat seni rupa dengan cabang menggambar, identifikasi teknik menggambar, motivasi  dan  stimulasi  menggambar,  gambar  bergerak,  sketsa/menggambar  obyek langsung, printing, kolase, finger painting, pameran hasil karya.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mengikuti mata kuliah ini diharapkan mahasiswa dapat memiliki keterampilan seni rupa dan mengaplikasikannya dalam pendidikan anak usia dini.

Referensi

Buku Seni Rupa & Trimatra (Edy Sukaryono)

Buku Seni Rupa SMP (Surata, S.Pd.)

Buku Seni Rupa UNS (Bp. Supriyono, M.Pd.)

PAUD 601. PENGELOLAAN KEGIATAN PENGEMBANGAN ANAK USIA DINI : 3 SKS

Mata kuliah ini bertujuan untuk membantu mahasiswa dalam mengelola berbagai kegiatan di KB, TK dan TPA secara tepat dan optimal. Mata kuliah ini membahas tentang hakikat pengelolaan kelas, penciptaan iklim kelas di KB, TK dan TPA, pelaksanaan kegiatan di KB,  TK  dan  TPA,  pengelolaan  sumber  belajar,  pelaksanaan  kegiatan,  pengelolaan lingkungan in door dan out door pada KB, TK dan TPA.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mahasiswa mengikuti mata kuliah ini, di harapkan mereka memiliki wawasan dan kemampuan dalam mengelola kegiatan pengembangan program PAUD, seperti :

1.       Mahasiswa memiliki wawasan tentang konsep dasar, filosofi, pendekatan dan kebijakan tentang  PAUD,  pengembangan  kurikulum,  perencanaan  dan  proses pengembangan anak usia dini, proses  pengembangan  anak  di  PAUD,  dan pengelolaan program di lembaga PAUD

2.       Mahasiswa memiliki wawasan dan kemampuan dalam melakukan pengelolaan kelas, penciptaan iklim kelas di KB, TK dan TPA, pelaksanaan kegiatan di KB, TK dan TPA, pengelolaan sumber  belajar, pelaksanaan kegiatan, pengelolaan lingkungan in door dan out door pada KB, TK dan TPA.

Referensi

Barbara  Sher.      2009.  Smart  Play  For  Kids.            101  Permainan  dan  utbound  yang Mencerdaskan Anak. Yogyakarta: Book Marks.

Isjoni. 2009. Model Pembelajaran Anak Usia Dini. Bandung: Alfabeta.

Trish Kuffner. 2004. Play & Learn. 296 Aktivitas Bermain dan Belajar Anak (usia 1 ½ -3 tahun). Jakarta: Elex Media Komputindo.

Jamal Makmur Asmani. 2010. Buku Pintar Playgroup. Yogyakarta: Buku Biru

PAUD 602. PERMASALAHAN ANAK USIA DINI : 3 SKS

Mata kuliah ini membahas pentingnya mengenal gejala-gejala anak usia dini yang yang bermasalah  dan  kebutuhan  khusus,  cirri-ciri  anak  usia  dini  yang  bermasalah  dan berkebutuhan khusus, serta mengenal bentuk-bentuk masalah anak pada usia dini. Cara dan alat yang digunakan guru dalam mengenal anak bermasalah dan berkebutuhan khusus, serta upaya-upaya psikologi pedagogis yang dapat dilakukan oleh guru anak usia dini dilingkungan kegiatannya.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah  mengikuti  perkuliahan  diharapkan  mahasiswa  mampu  menguasai  dan mengaplikasikan teori yang berkenaan dengan permasalahan anak usia dini.

Referensi

Conny  Semiawan,  dkk. 1984.  Memupuk  Bakat  dan  Kreativitas.  Siswa  Sekolah Menengah: Petunjuk Bagi Guru dan Orangtua. Jakarta: Gramedia.

Freeman, Joan dan Utami Munandar. 2000. Cerdas dan Cemerlang: Kiat Menemukan dan mengembangkan Bakat Anak. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Hurlock, Elizabeth B. 1997. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Imam Musbikin. 2008. Mengatasi Anak-anak Bermasalah. Yogyakarta: Mitra Pustaka.

Jamal Ma’mur. 2009. Mencetak Anak genius. Yogyakarta: Diva Press.

Rita  Eka  Izzaty. 2005.  Mengenali  Permasalahan  Perkembangan  Anak  Usia  TK. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Slamet Suyanto. 2005. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

PAUD 603. PENGEMBANGAN PERILAKU DAN KEMAMPUAN DASAR ANAK USIA DINI : 3 SKS

Mata kuliah ini bertujuan untuk membantu mahasiswa dalam mengembangkan perilaku dan kemampuan dasar anak Kelompok Penitipan Anak, Kelompok Bermain dan Kelompok Taman Kanak-Kanak secara optimal. Mata kuliah ini membahas tentang pengembangan
perilaku dan bidang pengembangan, anak Kelompok Bermain dan Taman Penitipan Anak, Taman  Kanak-Kanak,  serta  metode  bercakap-cakap,  metode  Tanya  jawab,  metode pemberian tugas, metode karya wisata, metode demonstrasi, metode sosiodrama, metode bermain peran, metode eksperimen, serta metode proyek dalam rangka pengembangan
perilaku dan bidang pengembangan anak KB dan Taman Penitipan Anak, Taman Kanak-Kanak.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah  mengikuti  mata  kuliah  ini  diharapkan  mahasiswa  memliki  wawasan  dan kemampuan dalam melakukan pengembangan prilaku dan kemampuan dasar anak dengan berbagai metode pembelajaran anak usia dini.

Referensi

Suryadi.    2007.  Cara  Efektif  Memahami  Perilaku  Anak  Usia  Dini.  Jakarta:  Edsa Mahkota.

Irawati Istadi.      2008.  Seri Psikologi Anak. Mendidik Anak Dengan Cinta. Bekasi:Pustaka Inti.

Muhammad Nabil Kazhim. 2008. Mendidik Anak Tanpa Kekerasan. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.

Syaikh Muhammad Said Mursi.  2006. Seni Mendidik Anak. Jakarta: PustaKa AlKautsar.

PAUD 604. MICRO TEACHING : 3 SKS

Mata kuliah ini membahas tentang: pengelolaan pembelajaran mikro, fungsi dan tugas profesional guru AUD, perencanaan pembelajaran AUD (konsep mengajar), pengelolaan belajar mengajar. Sehingga pada akhirnya mahasiswa mampu berlatih mengajar teman sebaya yang bernuansa dalam kegiatan AUD untuk kegiatan di TPA, KB dan TK.

Tujuan Mata Kuliah

Adapun tujuan dari pengajaran mikro ini adalah memberi dan menanamkan kemampuan dasar mengajar bagi mahasiswa calon guru dengan berbagai hal dan kompetensi yang berhubungan dengan proses belajar mengajar. Tujuan khusus dari pengajaran mikro adalah  keterampilan  mengajar  terbatas  maupun  terintegrasi,  penerapan  strategi  belajar mengajar,  penyusunan  silabus  dan  Rencana  Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan penerapan model/pendekatan/metode pembelajaran.

Referensi

Tim pengajar mikro.

——.Pengajaran Mikro.

 

PAUD 605. KOMPUTER DAN MEDIA PEMBELAJARAN : 3 SKS

Mata  kuliah  ini  akan  membahas  tentang:  peran  computer  untuk  menunjang kegiatan pembelajaran  anak  usia  dini,  merancang  media,  alat  peraga.  Dan  bagimana  cara membelajarkan  perangkat  computer  untuk  anak  usia  dini,  prinsip-prinsip  pengenalan computer dan metode pembelajarannya untuk anak usia dini.

Tujuan Mata Kuliah

Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa dapat memahami pentingnya pembelajaran komputer  untuk  anak  usia  dini,  menganalisis  manfaat  pembelajaran  komputer  dalam memfasilitasi  aspek-aspek  perkembangan  anak,  mengetahui  prosedur   pemilihan  dan pengembangan pembelajaran komputer untuk anak usia dini, menguasai beberapa program aplikasi untuk pengembangan pembelajaran komputer untuk anak usia dini, dan mampu memanfaatkan internet untuk anak usia dini.

Referensi

Anderson,   Ronald   H.   (1993). Pemilihan dan Pengembangan Media   untuk Pembelajaran. Jakarta: Universitas Terbuka dan PT Raja Grafindo Persada

Beaty, Janice 1. (1996). Skills for Preschool Teachers. Merrill, an imprint of Prentice Hall.

Chandra (2003). Photoshop 7.0 untuk Orang Awam. Palembang : CV. Maxikom. Giles, David (2003). Media Psychology. Mahwah, New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates, Publishers.

Hamalik, Oemar (1986). Media Pendidikan. Bandung : Alumni.

Hohmann, Mary, Weikart, David P.  (1995). Educating Young Children. Ypsilanti, Michigan: High/Scope Press.

Kadir, Abdul (2003). Pengenalan Sistem Informasi. Yogyakarta : ANDI.

Hohmann,  Mary,  Weikart,  David.        (1995).  Educating  Young  Children.  Michigan:Ypsilanti.

 

PAUD 606. PENGEMBANGAN AGAMA, MORAL DAN AFEKTIF AUD : 3 SKS

Setelah menempuh mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan dalam mengembangkan moral dan nilai-nilai agama anak usia dini. Disamping materi pokok, mahasiswa  dituntut  pula  untuk  mempraktekkan  materi  yang  telah  dikuasainya  dalam presentasi. Mata kuliah ini mengkaji tentang pola orientasi moral anak usia dini, disonansi moral,  berbagai  pendekatan  dalam  pengembangan  moral  AUD,  strategi  dan  contoh penyusunan  perencanaan  penanaman  serta  pengembangan  moral  AUD,  alat  penilaian dalam  pengembangan  moral  AUD,  pengembangan  nilai-nilai  keagamaan  bagi  AUD, strategi dan perencanaan pengembangan nilai-nilai keagamaan pada AUD, pendekatan inovatif  untuk  pengembangan  nilai-nilai  agama  bagi  anak  usia  dini,  macam-macam pendekatan untuk pengembangan nilai-nilai keagamaan, dan instrument penilaian untuk pengembangan nilai-nilai keagamaan bagi anak usia dini.

Tujuan Mata Kuliah

Mahasiswa    dapat    mengetahui,    memahami    dan    menguasai    serta    mampu mengimplementasikan tentang hakikat pengembangan soaial, emosi, agama dan moral, teori-teori pengembangan sosial emosi agama dan moral, mengetahui keterkaitan sosial emosi agama dan moral dengan perkembangan lainnya serta mampu mengetahui dan menerapkan pentingnya pengembangan soaial, emosi, agama dan moral di pendidikan anak usia dini.

Referensi

Hurlock.E.B, Perkembangan Anak jilid 1, Erlangga, 2004.

Ali Nugraha &Yeni R. Metode pengembangan sosial emosi. Universitas Terbuka, 2004.

Otib Satibi H. Metode Pengembangn moral dan nilai-nilai agam. Universitas Terbuka, 2004.

DepDikNas. Pedoman Pembelajaran Bidang Pengembangan Pembiasaan Di Taman Kanak-kanak. 2007.

PAUD 701. STATISTIKA DASAR : 3 SKS

Mata kuliah ini berisi tentang peluang, penyajian data, berbagai distribusi, uji hipotesis, analisis variansi, korelasi dan regresi.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah belajar matakuliah ini, diharapkan mahasiswa dapat :

1.       Mengenal data (sampel dan populasi) berikut karakteristiknya

2.       Mengetahui metode-metode statistika dan dasar peluang

3.       Dapat menggunakan software statistika dalam melakukan analisa data statistika dalam berbagai bidang, khususnya teknik dan komputer.

Referensi

Ronald E Walpole , Pengantar Statistika edisi 3,PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta 1997.

Runyon, Haber, Pittenger, Coleman, Fundamentals of behavoral Statistics eight edition, McGraw-Hill. 1996 .

Norman R Draper, Harry Smith , Applied Regression Analysis, John Wiley & Sons .1998.

Devore, J. L., Probability and Statistics for Engineering and the Sciences, Brooks Publishing Company, California, 1991.

Perangkat Lunak Aplikasi SPSS

Modul Praktikum Statistika, Politeknik TELKOM Bandung.

PAUD 702. MEDIA PEMBELAJARAN PAUD : 3 SKS

Mata kuliah ini berisi tentang pengertian, peranan, manfaat, serta kriteria pemilihan dan penggunaan  media  pembelajaran.  Mata kuliah ini juga berisi  tentang pengembangan media pembelajaran anak usia dini berupa alat permainan edukatif (APE) yang meliputi pengertian,  fungsi  dan  syarat  pembuatan  APE  beserta  penerapannya  pada  proses pembelajaran  sesuai dengan pengembangan  semua aspek kemampuan dan kecerdasan yang dimiliki anak usia dini.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat;

1.       Menjelaskan pengertian media pembelajaran AUD

2.       Menjelaskan fungsi dan kedudukan media pembelajaran AUD

3.       Menjelaskan peranan dan manfaat media pembelajaran AUD

4.       Menjelaskan klasifikasi media pembelajaran AUD

5.       Menjelaskan kriteria pemilihan dan penggunaan media pembelajaran AUD

6.       Menjelaskan pengertian, fungsi, dan syarat pembuatan APE

7.       Menjelaskan APE untuk pengembangan fisik motorik AUD (motorik kasar)

8.       Menjelaskan APE untuk pengembangan fisik motorik AUD (motorik halus)

9.       Menciptakan media pembelajaran PAUD

Referensi

Bahan/Sumber Belajar : Hurlock.E.B, Perkembangan Anak jilid 1, Erlangga, 2004.

Ali Nugraha &Yeni R. Metode pengembangan sosial emosi. Universitas Terbuka, 2004.

Otib Satibi H. Metode Pengembangn moral dan nilai-nilai agam. Universitas Terbuka, 2004.

DepDikNas. Pedoman Pembelajaran Bidang Pengembangan Pembiasaan Di Taman Kanak-kanak. 2007

PAUD 703. SEMINAR PROPOSAL : 2 SKS

Mata  kulih  ini  membahas:  pembuatan  proposal,  teknik  penyusunan  proposal,  teknik seminar, praktik seminar proposal, dan penguasaan rambu-rambu proposal penelitian.

 

PAUD 704. MANAJEMEN PENYELENGGARAAN PAUD : 3 SKS

Pemahaman dan pengkajian konsep-konsep mengelola/penyelenggara PAUD, penyusunan program  pembelajaran,  administrasi  kesiswaan,  kepegawaian,  sarana  dan  prasarana, keuangan,  hubungan  PAUD  dan  masyarakat,  supervise  penyelenggaran  PAUD,  dan laporan penyelenggaraan PAUD.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mengikuti mata kuliah mahasiswa memilki wawasan, Pemahaman dan kemampuan dalam melakukan pengkajian konsep-konsep  mengelola/penyelenggaraan PAUD, penyusunan  program  pembelajaran,  administrasi  kesiswaan,  kepegawaian,  sarana  dan prasarana, keuangan, hubungan PAUD dan masyarakat, supervise penyelenggaran PAUD, dan laporan penyelenggaraan PAUD

Referensi

Asmani, Jamal Makmur.  2009. Manajement Strategis Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Diva Press.

Herawati, Netti. 2005. Buku Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. Pekanbaru: Yayasan Azizah

Megawangi, Ratna, dkk. 2005. Pendidikan Yang Patut Dan Menyenangkan. Jakarta: Indonesia Herritage Foundation.

S. Rahman, Hibana. 2005. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Grafindo Litera Media.

PAUD 705. PENGEMBANGAN PEMB. ILMU SOSIAL : 3 SKS

Kompetensi yang diharapkan dimiliki oleh mahasiswa setelah mempelajari mata kuliah ini adalah kemampuan dalam mengembangkan kemampuan sosial anak usia dini. Disamping mengkaji literatur pokok dan program video, mahasiswa dituntut pula untuk mencoba mempraktekkan  materi  yang telah  dikuasainya.  Mata kuliah  ini memberi  kesempatan kepada mahasiswa untuk mengkaji berbagai pendekatan dan metode yang berkaitan dalam pembentukan perilaku anak usia dini. Topik-topik yang dibahas dalam mata kuliah ini adalah perkembangan sosial pada anak usia dini, karakteristik perkembangan sosial anak usia  dini,  keterkaitan  sosial  dengan  perkembangan  lainnya,  faktor  kondisi  yang mempengaruhi sosial emosi anak, pentingnya perkembangan sosial anak, dan pelibatan orang tua dalam pengembangan sosial anak.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah  mengikuti  mata  kuliah  ini,  mahasiswa  diharapkan  Menguasai  ruang  lingkup substansi metode pengembangan aspek  Sosial  Anak Usia Dini (AUD) sebagai landasan untuk mampu memberikan bimbingan dan mengembangkan anak usia dini (AUD) secara optomal sesuai dengan tahapan serta tugas-tugas perkembangannya.

Referensi

Brewer, Jo Ann,  1992, Introduction to Early Childhood Education, Boston, USA: Allyn and Bacon

Brown, A.L. & Campione, J.C., 1998, Social Interaction and IndividualUnderstandig in A Community of Learners: The Influence of Piaget and Vgostsky. East Sussesx, England : Psychologi press.

Shapiro, L.E., 1998, Mengajarkan Emotional Intelligence Pada Anak, Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama

Vialle, Wilma; Lyisaght & wewrinikina, Irina, 2000, Handbook on Child Development, Australia: Social Science Press: 2

SKS.

PAUD 706. FILSAFAT ILMU : 2 SKS

Mata kuliah ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa tentang landasan pemikiran ilmu,  khususnya  landasan  pemikiran  ilmu  pendidikan,  sebagai  pedoman  dalam pelaksanaan  tugas  mahasiswa  sebagai  guru.  Pada  mata  kuliah  ini  mahasiswa  akan mengkaji tentang pengertian filsafat, peranan filsafat ilmu, cara kerja para peranan filsafat ilmu,  kajian  filsafat  ilmu  dan  peranan  filsafat  ilmu  dalam  memecahkan  masalah pendidikan.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat mengimplementasikan pengertian,  ciri-ciri,  beberapa  gaya,  cabang-cabang dan prinsip-prinsip  dalam  filsafat; objek material dan objek formal filsafat ilmu, pengertian, tujuan dan implikasi filsafat ilmu;  sejarah  dan  peranan  pemikiran  filsafat  Barat  dalam  perkembangan  Ilmu Pengetahuan; prinsip-prinsip metodologi; perkembangan, pengertian, dan klasifikasi ilmu pengetahuan; dan, strategi pengembangan ilmu.

Referensi

Smith Titus dan Nolan. Persoalan-persoalan Filsafat. 1984.

Ali Mudhofir. “Pengenalan Filsafat” dalam Filsafat Ilmu. 1997.
Paul Arthur Schilpp (ed.). The Philosophy of G.E. Moore: 1952.

PAUD 707. PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) : 4 SKS

Membahas tentang orientasi sekolah: kelembagaan sekolah, organisasi dan pengelolaan sekolah, jenis-jenis program  yang dilaksanakan sekolah, masalah dan  hambatan  yang dihadapi dalam melaksanakan program. Observasi di sekolah/kelas: observasi kegiatan belajar  mengajar  di  kelas,  observasi  kegiatan  praktikum  di  laboratorium,  observasi kegiatan  bimbingan  dan  penyuluhan/bimbingan  karier,  observasi  keadaan  sarana  dan prasarana sekolah. Partisipasi dalam berbagai kegiatan sekolah: partisipasi dalam kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler. Praktek proses belajar mengajar: penyusunan satuan pelajaran, pelaksanaan proses belajar mengajar di kelas, pelaksanaan praktikum di laboratorium, penilaian  proses  dan  hasil  belajar  siswa,  pemecahan  masalah  nyata  di  lapangan, pembahasan  masing-masing  masalah,  perumusan  alternative  pemecahan  masalah. Penyiapan laporan pengalaman lapangan: hasil observasi dan partisipasi, praktek proses belajar mengajar.

PAUD 801. MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBBS) : 3 SKS

Mata kuliah ini membekali pemahaman mahasiswa yang terfokus pada konsep manajemen mutu dan produktivitas yang mencakup perencanaan, pengorganisasian dan pengawasan dalam rangka terwujudnya lembaga pendidikan PAUD yang unggul dengan pendekatan model manajemen berbasis sekolah.

Mata kuliah ini diharapkan dapat membekali mahasiswa dengan wawasan dan kemampuan menerapkan  konsep  dan  pendekatan  Manajemen  Berbasis  Sekolah (MBBS)  untuk meningkatkan  kualitas  sekolah  tempat  mereka  mengajar.  Untuk  itu  mahasiswa  harus mengkaji tentang konsep-konsep dasar, pendekatan dan model MBBS, konsep sekolah berkemampuan  unggul,  aspek-aspek  yang  berkaitan  dengan  kualitas  sekolah,  konsep, perencanaan,  organisasi,  kepemimpinan,  dan  kendali  mutu  sekolah,  ketercapaian kompetensi tersebut akan diukur melalui test.

PAUD 802. TEST DAN ASESMENT DI AUD : 2 SKS

Mata kuliah membahas masalah test dan pengukuran hasil belajar dalam hubungannya dengan kurikulum, pembelajaran dan impelementasinya di AUD. Assessment di kelas rendah (1-3) dan kelas tinggi (4-6) di AUD. Assessment kinerja dan assessment portofolio
di AUD.

Tujuan mata Kuliah

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menguasai konsep dasar test dan asesmen di PAUD.

Referensi

A.Muri Yusuf. 2005. Evaluasi Pendidikan. Padang: UNP Press.

Fridani, Lara. Dkk. 2008. Evaluasi Pengembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka.

Slamet Suyanto. 2005. Dasar-dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Hikayat Publishing.

PAUD 803. PEMBARUAN PEMBELAJARAN DI AUD : 2 SKS

Mata  kuliah  ini  merupakan  pengayakan  bagi  guru  dan  calon  guru  agar  mampu menjalankan tugasnya sebagai guru dengan baik. Penekanan mata kuliah ini adalah pada contoh-contoh aplikasi yang ditunjang dengan  teori yang relevan dengan topic, seperti; pengertian inovasi pendidikan serta ruang lingkupnya, berbagai model pembelajaran yang sedang  berkembang  seperti  pembelajaran  berbasis  budaya,  pembelajaran  berwawasan demokrasi  dan  HAM,  pembelajaran  yang  berorientasi  keterampilan  hidup,  dan pembelajaran terpadu serta kelas rangkap.

Tujuan Mata Kuliah

Setelah  mengikuti  mata  kuliah  ini  mahasiswa  diharapkan  menguasai  pengetahuan tentang konsep inovasi dan paradigma baru pendidikan anak usia dini serta memiliki kesadaran atas perannya sebagai agen pembaharuan.

Referensi

M. Solehuddin, dkk. Pembaharuan Pendidikan TK. Jakarta: Rineka Cipta. 2007. Mulyasa. 2005. Metode Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Abu Amr Ahmad Sulaiman. 2000. Metode Pendidikan Anak Muslim Usia Prasekolah. Jakarta: Darul Hag.

PAUD 804. TUGAS AKHIR PROGRAM (TAP) DAN SKRIPSI : 6 SKS

Tugas akhir program dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan dalam mengekspresikan  pemikirannya  dalam  memecahkan  maslah  pendidikan  secara  ilmiah tentang permasalahan pembelajaran berbagai bidang studi di AUD. Untuk itu mahasiswa
akan melakukan kaji ulang atas berbagai materi kuliah yang telah dipelajarinya serta berlatih  memecahkan  kasus-kasus  atau  permasalahan  pembelajaran  dengan  perangkat pengetahuan  yang  telah  dipelajari.  Kemampuan  mahasiswa  akan  dinilai  melalu  hasil pelaporan kegiatan ilmiah dan ujian meja hijau.

G.   METODE PEMBELAJARAN DAN EVALUASI HASIL PEMBELAJARAN

Proses pembelajaran adalah proses interaksi anatara mahasiswa, sumber belajar, dan dosen dalam suasana belajar tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam proses pembelajaran yang utama mendapatkan perhatian adalah proses belajar mahasiswa yang sesuai dengan karakteristik materi yang disajikan. Oleh karena itu, pembelajaran yang dirancang adalah sebagai berikut:

1.       Proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk memfasilitasi penguasaan perangkat kompetensi guru kelas AUD, yaitu kompetensi akademik dan kompetensi profesional yang harus dikuasai oleh lulusan, meliputi: mengkaji, berlatih dan menghayati isi dan proses yang relevan dan senantiasa mengacu kepada pencapaian kompetensi/sub-kompetensi yang telah ditetapkan pada program S-1 PAUD.

2.       Pembentukan pengetahuan serta pemahaman dilakukan melalui pendekatan utama pemecahan masalaha, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman mengkonstruksi     pengalaman belajarnya melalui berbagai modus yang memungkinkan mahasiswa untuk,  mengintegrasikan  perolehan  pengetahuan,  memperluas  dan  memperdalam pengetahuan, serta penerapan pengetahuan secara bermakna dalam berbagai konteks otentik.

3.       Penguasaan  life  skills  yang  meliputi:  keterampilan  berpikir  kreatif,  membuat           keputusan; memcahkan masalah, belajar bagaimana belajar, bekerjasama, mengelola             diri, dipandang sebagai dampak pengiring sehingga dicakup sevara inklusif dalam proses pembelajaran.

4.       Dampak  pengiring  yang  berupa  kemampuan  menghayati  nilai  dan  sikap  yang        melekat pada profesi sebagai Guru PAUD dibentuk melalui pemahaman tentang kode etik guru, pembiasaan regulasi, dan pembiasaan untuk melakukan refleksi nilai dan sikapnya. Dampak ini tidak dapat dibentuk dan di akses sesegera mungkin, karena lebih bersifat on-going transactional decisions dengan konteks kerjanya.

5.       Pembentukan  penguasaan  kompetensi  profesional  Guru  PAUD  diselenggarakan melalui Program Pengalaman Lapangan (PPL) yang merupakan muara dari Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini  (PAUD) Jenjang Pendidikan Strata 1,  yang memberi  kesempatan kepada  mahasiswa  program  tersebut  untuk menerapkan segala pengetahuan, keterampilan, serta sikap dan nilai yang diperoleh dari semua mata kuliah kedalam kehidupan dan proses pembelajaran di sekolah yang telah dipilih oleh mahasiswa yang bersangkutan bersama lembaga sebagai konteks tugas. PPL dilakukan secara bertahap dan sistematis di bawah bimbingan para dosen pembimbing dan guru pamong.

Perangkat kompetensi merupakan sumber dalam mengembangkan dan menyelenggarakan seluruh program pendidikan. Pendekatan kompetensi menuntut adanya pengalaman belajar mengajar yang disajikan dalam bentuk :

Kegiatan Tatap Muka selama 50 menit dilaksanakan melalui:

a.       Perkuliahan / ceramah di kelas.

-        Perkuliahan/ceramah di kelas berisikan materi tentang prosedur serta tatanan pembelajaran  dengan  secara  rinci.  Adapun  pemberian  materi  tersebut disesuaikan dengan kurikulum program studi yang telah disusun sedemikian rupa guna mendapatkan hasil kualitas yang diharapkan.

-        Dengan mewujudkan kemampuan masing-masing individu maupun kelompok      diberian kesempatan untuk tanya jawab didalam pelaksanaan kuliah yang telah disesuaikan dengan kurikulum yang telah ditentukan.

b.       Praktikum / praktek kerja.

Pelaksanaan praktikum/praktek terdiri dari beberapa kegiatan yang mengarahkan tentang program S1 secara rinci dalam teknis maupun taktis guna mempermudah seta dicerna kepada peserta didik untuk pengetrapan tugas yang diharapkan, antara lain:

-        Simulasi

Didalam simulasi dilaksanakan sesuai dengan kesiapan dan persiapan materi yang diberikan kepada para dosen pengajar sesuai dengan program pendidikan.

-        Pembagian tugas

Dengan meningkatkan kemampuan para mahasiswa didalam penerimaan materi kuliah kepada masing-masing dosen pengajar mempunyai program pelatihan yang dilaksanakan secara diskusi kelompok maupun perorangan.

-        Peragaan

Dengan peningkatan kulitas kemampuan masing-masing peserta didik diberikan latihan keterampilan baik individu maupun kelompok yang disesuaikan dengan program para dosen pengajar.

-        Latihan teknis

Pelaksanaan latihan teknis diberikan kepada peserta didik yang disesuaikan dengan kurikulum serta kemampuan yang dimiliki kepada peserta didik sesuai dengan programnya.

-        Latihan kerja

Latihan kerja dilaksanakan secara terkoordinir serta kerjasama dengan lintas sektoral  yang  terkait  sesuai  dengan  bidangnya  secara  bertahap  dengan kemampuan, kecepatan dan ketepatan didalam mekanisme hubungan tata cara kerja yang telah didapatkan dalam perkuliahan.

Kegiatan Terstruktur Selama 60 menit dilaksanakan melalui:

a.       Penyiapan makalah/karya.

b.       Penyajian makalah/karya

c.       Diskusi kelompok

d.      Pekerjaan rumah lainnya

Kegiatan Mandiri Selama 60 menit dilaksanakan melalui:

a.       Belajar diperpustakaan ataupun dirumah

b.       Mengikuti pertemuan ilmiah/ceramah

Kompetensi yang dicapai dibandingkan dengan yang diharapkan. Program studi menyadari bahwa kompetensi Akademik dan Profesional yang dcapai sampai sekarang belum  sepenuhnya mencapai  harapan  yang diinginkan  seperti  daya saing, kreativitas, inovasi dan mencari solusi terbaik. Salah satu kendala yang menghambat pencapaian harapan yaitu gejala lingkungan yang dihadapi bangsa dan Negara.

Produktivitas system pembelajaran untuk kondisi sekarang seperti terlihat pada data akademik  yang  dimiliki  program  studi  menunjukkan  bahwa  produktivtas  system pembelajaran cukup baik. Walaupun demikian tidak menutup kemungkinan bahwa untuk menhadapi  tantangan  masa  depan  terutama  pemberdayaan  informasi  teknologi  dalam proses belajar-mengajar perlu diadakan pembaharuan. Tolok ukur yang digunakan untuk menentukan keberhasilan adalah:

1.       produktivitas yang dihitung dari jumlah lulusan yang dihasilkan per tahun angkatan mahasiswa baru tahun pertama,

2.       IPK, yang diketahui dari hasil ujian semester,

3.       intensitas perkuliahan berdasarkan kehadiran civitas akademika yang dicatat oleh sekretaris,

4.       kecilnya angka putus atau drop out per angkatan, yaitu persentase jumlah mahasiswa yang tidak meneruskan studi karena alas an tertentu dari jumlah        mahasiswa per angkatan,

5.       jumlah mahasiswa yang lulus tepat waktu.

Yudisium lulusan.

Yudisium lulusan yang digunakan terdiri atas dua, yaitu: Istimewa (Cum Laude), Sangat  Memuaskan,  dan  Memuaskan,  seperti  terlihat  pada  peraturan  yang  ada  pada program studi. Kepuasan mahasiswa/lulusan dalam proses pendidikan studi terlihat dan dapat dinilai pada waktu mahasiswa menyampaikan kesan dan pesan terhadap alamamater dalam acara Ujian Skripsi di hadapan dosen penguji dan wisuda.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: